Key Discussion: Forum CMO ASEAN Rumuskan 4 Strategi Kunci Tata Kelola Royalti Digital
Forum CMO ASEAN Mencapai Kesepakatan tentang Empat Strategi Utama
Pertemuan kritis antara perwakilan Organisasi Pengelolaan Kolektif (CMO) dari semua negara anggota ASEAN diadakan di Bali pada 9 hingga 10 April 2026. Hasil diskusi ini mencakup penetapan empat arah strategis untuk memperkuat sistem manajemen royalti digital, yang bertujuan mengatasi hambatan akibat perbedaan administrasi hak cipta di kawasan tersebut.
Kesepakatan ini dirancang untuk meningkatkan keterbukaan, keadilan, serta kesesuaian standar internasional dalam pengelolaan pendapatan digital. Dengan adanya kerangka kerja yang terstruktur, diharapkan tercipta lingkungan royalti yang lebih efektif dan bisa diandalkan bagi seluruh pemangku kepentingan.
Strategi Pertama: Mengatasi Fragmentasi dalam Hak Cipta
Kesepakatan utama menghadapi tantangan struktural, khususnya perbedaan sistem administrasi hak cipta di berbagai negara. Masalah ini selama ini mengganggu keakuratan dan keadilan distribusi royalti di Asia Tenggara. Dalam forum ini, kebijakan terpadu dirancang untuk menyatukan proses pemantauan dan pembagian keuntungan secara lebih sistematis.
Strategi Kedua: Menjaga Keadilan dalam Era Digital
Masalah yang semakin kompleks di sektor musik, seperti penggunaan karya dalam pelatihan model kecerdasan buatan (AI), menjadi fokus utama diskusi. Forum menekankan perlunya mekanisme yang mampu mengakomodasi pendapatan yang dihasilkan platform berbasis AI, sehingga kreator tetap mendapatkan kompensasi yang layak.
“Dialog akan dilanjutkan dalam forum serupa guna menguatkan kemitraan,” ujar Dirjen Kekayaan Intelektual (KI) Kementerian Hukum, Hermansyah Siregar, yang menyambut baik hasil pertemuan ini.
Strategi Ketiga: Menetapkan Standar Minimal untuk Royalti Digital
Dalam kesepakatan, standar minimum diperkenalkan untuk memastikan pelaporan transparan, distribusi yang akuntabel, serta kemitraan seimbang dengan platform digital. Hal ini bertujuan mengoptimalkan perlindungan hak cipta sambil mempercepat adaptasi terhadap inovasi teknologi.
Strategi Keempat: Membangun Mekanisme Diskusi yang Berkelanjutan
Forum CMO ASEAN diharapkan menjadi wadah strategis untuk pertemuan berkala dan pengawasan sistematis. Struktur yang dilembagakan ini akan membantu CMO di kawasan mempercepat respons terhadap perubahan regulasi serta teknologi di masa depan.
Terbentuknya keseriusan kolaborasi antar-CMO dan pemerintah diharapkan meningkatkan sinergi dalam mengelola hak cipta dan royalti secara lintas batas. Hal ini krusial mengingat sifat global dari distribusi konten digital yang memerlukan konsistensi standar di seluruh wilayah. Dengan langkah ini, forum dapat terus memfasilitasi inisiatif yang relevan bagi ekosistem royalti digital yang lebih berkelanjutan.