Key Discussion: Megawati Soekarnoputri bertemu Dubes Qatar di kediamannya
Megawati Soekarnoputri Bertemu Dubes Qatar di Kediamannya
Jakarta – Pada Senin, Megawati Soekarnoputri, mantan Presiden Indonesia dan Ketua Umum PDI Perjuangan, menerima kunjungan Dubes Qatar Sultan bin Mubarak Al-Dosari di kediamannya, Menteng, Jakarta. Pertemuan ini berlangsung hangat dan diakhiri dengan penukaran hadiah.
Kehadiran Tokoh PDIP dan Tim
Dalam pertemuan tersebut, Megawati didampingi sejumlah tokoh dari PDIP, termasuk putranya M. Prananda Prabowo yang juga menjadi Ketua DPP partai, Ahmad Basarah sebagai Ketua DPP, serta Andi Widjajanto, Kepala Badan Riset dan Analisis Kebijakan PDIP. Sebelum memulai percakapan, Megawati secara langsung memperkenalkan Prananda kepada Dubes Qatar.
“Ini putra saya,” ucap Megawati sambil tersenyum.
Tukar Cenderamata dan Koleksi Budaya
Megawati menyerahkan dua hadiah khas Indonesia: miniatur Candi Borobudur dan perahu Pinisi, kapal layar kayu tradisional yang berasal dari Suku Bugis. “Ini kapal Pinisi, khas Indonesia,” katanya. Sementara itu, Dubes Qatar memberikan buku berjudul Qatar, Between Land and Sea, Through Arts and Heritage, yang mendokumentasikan kekayaan budaya dan seni Qatar, serta hubungan masyarakatnya dengan alam gurun dan laut.
“Saya senang bertemu secara langsung dan berdialog dengan Ibu Megawati. Saya kagum dengan koleksi lukisan di sini,” ujar Dubes Qatar sambil menunjuk lukisan Megawati.
Puji Terhadap Figur Indonesia
Dubes Qatar menyampaikan bahwa nama Megawati dan Presiden Soekarno, ayahanda Megawati, sangat dikenal di Timur Tengah. “Ibu Emir Qatar dan adik Emir Qatar seorang sejarawan yang mempelajari sejarah Indonesia secara mendalam,” tambah Ahmad Basarah, Ketua DPP PDIP, usai pertemuan.
Undangan ke Qatar
Dubes Qatar juga mengundang Megawati untuk makan di kediamannya serta mengajaknya berkunjung ke Qatar. Basarah menjelaskan bahwa Megawati adalah tokoh nasional pertama yang diundang oleh Dubes Qatar setelah Presiden Prabowo. “Dubes Qatar menyatakan bahwa ia sangat terkesan dengan isi pidato Ibu Megawati saat menerima gelar doktor kehormatan dari Princess Nourah University (PNU) di Riyadh bulan Februari 2026 lalu,” katanya.
Kesetaraan Perempuan
Dubes Qatar menyoroti kesamaan pandangan dengan Megawati terkait kesetaraan perempuan, mengingat Qatar sebagai negara Timur Tengah memiliki perempuan yang menjabat sebagai menteri.