Key Strategy: Besok, Prabowo resmikan pabrik kendaraan listrik di Magelang
Jakarta – Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan pabrik kendaraan listrik di Magelang, Jawa Tengah, pada Kamis (8/4). "Ya, memang besok, Bapak Presiden ada agenda, untuk meresmikan salah satu pabrik yang memproduksi kendaraan berbasis listrik," kata Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu. Prasetyo menjelaskan pabrik tersebut memproduksi alat transportasi berbasis listrik seperti bus dan truk, sebagai bagian dari langkah pengembangan industri kendaraan listrik di dalam negeri.
Menurut dia, peresmian pabrik tersebut sejalan dengan upaya pemerintah mendorong peralihan dari penggunaan energi berbasis fosil menuju energi baru terbarukan, termasuk listrik, dalam sektor transportasi. Pemerintah, lanjut dia, juga telah mengeluarkan berbagai kebijakan yang mengarah pada transformasi penggunaan energi, termasuk mendorong perubahan pola transportasi masyarakat untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Dia menambahkan dinamika geopolitik global turut mempengaruhi harga bahan bakar minyak dunia, sehingga pemerintah melakukan berbagai persiapan untuk mempercepat penggunaan energi alternatif.
Selain itu, pemerintah mulai mengurangi penggunaan kendaraan dinas berbasis fosil dan mendorong pengembangan transportasi publik, termasuk yang berbasis listrik, sebagai bagian dari upaya efisiensi energi. "Kita berharap kita semua mulai pelan-pelan memperbaiki transportasi publik kita sehingga diharapkan mulai bergeser menggunakan transportasi massal. Harapannya semua ke depan ini, kita akan mandiri secara energi dan memang ini membutuhkan waktu," ujar Prasetyo.
Terkait potensi pembelian produk dari pabrik tersebut oleh pemerintah, Prasetyo menyebut belum ada perhitungan atau keputusan mengenai pemesanan. Namun, dia mengatakan keberadaan pabrik tersebut merupakan langkah strategis industri nasional dalam mendukung transformasi energi dan perubahan budaya kerja serta transportasi menuju penggunaan energi yang lebih efisien. "Kita kalau mengurangi penggunaan kendaraan pribadi harus beralih ke misalnya 'public transportation' (transportasi publik/angkutan umum).
Nah 'public transportation' alhamdulillah, kalau sudah ada yang juga berbasis listrik," katanya.