Key Strategy: KRI R.E. Martadinata-331 rampungkan latihan bersama di Australia

KRI R.E. Martadinata-331 rampungkan latihan bersama di Australia

Kapal TNI Angkatan Laut KRI Raden Eddy Martadinata-331 telah selesai melaksanakan Latihan Bersama Kakadu 2026 di Australia. Saat ini, kapal tersebut berlabuh di Dermaga Tawiri, Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) IX, Kota Ambon, Maluku. Sabtu, Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut IX, Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, menyambut kembali kapal tersebut dan menjelaskan bahwa Latma Kakadu 2026 adalah latihan rutin yang dilakukan antara TNI Angkatan Laut dan Royal Australian Navy (RAN).

“Latihan ini bertujuan meningkatkan interoperabilitas dan kerja sama taktis kedua angkatan laut,” kata Hanarko. Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi bagian kunci dalam memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Australia, khususnya dalam bidang pertahanan maritim.

Latihan Kakadu 2026 tidak hanya melibatkan operasi militer laut, tetapi juga mengeksplorasi kemampuan koordinasi untuk menghadapi berbagai skenario ancaman di wilayah perairan. “

Latihan ini juga berperan dalam memelihara kesiapan tempur prajurit serta sistem persenjataan kapal,” ujarnya. Kapal yang tergabung dalam Latma Kakadu 2026 diharapkan semakin memperkuat kapasitas operasional di wilayah timur Indonesia, terutama dalam menjaga stabilitas keamanan maritim.

Kemampuan kapal yang menjadi tulang punggung TNI AL

KRI Raden Eddy Martadinata-331 merupakan satu dari beberapa kapal eskorta yang tergabung dalam Satuan Kapal Eskorta Koarmada II. Kapal ini memiliki teknologi tempur modern, seperti meriam utama berkaliber 76 mm, rudal anti-kapal, dan sistem pertahanan udara. Selain itu, kapal dilengkapi radar serta sensor canggih, yang mendukung operasi pengawasan dan tindakan peperangan terhadap kapal selam. Dengan fitur tersebut, KRI REM-331 dianggap sebagai salah satu elemen utama kekuatan TNI AL dalam menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah perairan Indonesia.

Sebelum kembali ke Ambon, kapal tersebut telah menjalani misi internasional yang bertujuan meningkatkan keterlibatan dengan negara-negara sahabat. Kehadirannya di Maluku diharapkan mendorong kesiapan operasional unsur laut dalam menghadapi ancaman di kawasan maritim. Latihan multinasional Kakadu 2026 dilakukan secara berkala oleh Australia dan melibatkan berbagai negara, termasuk TNI AL dan RAN, dalam berbagai skenario seperti peperangan laut, penegakan hukum di laut, dan operasi kemanusiaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *