Main Agenda: Konsep “health” dan “ecotourism” dinilai berdampak bagi ekonomi
Konsep “health” dan “ecotourism” dinilai berdampak bagi ekonomi
Pendekatan berkelanjutan yang menggabungkan kesehatan dan pariwisata ramah lingkungan
Jakarta – Yayasan Kinarya Anak Bangsa menekankan pentingnya pendekatan health dan ecotourism yang berbasis pada prinsip konservasi lingkungan, tanah, serta air. Menurut Rosita Yuwanasari Suwardi Wibawa, pendiri yayasan tersebut, konsep yang mengintegrasikan kesehatan dengan pariwisata berkelanjutan ini diharapkan memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian. “Pendekatan ini juga bisa meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat serta menjaga kelestarian ekosistem,” jelas Rosita dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Rabu.
Kabar tentang rapat pengembangan konsep pariwisata kesehatan
Kinarya Anak Bangsa juga turut mengungkap konsep ini dalam pertemuan yang diadakan oleh Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Pariwisata Kabupaten Klaten beberapa waktu lalu. Kegiatan tersebut melibatkan berbagai pihak, seperti dinas kesehatan setempat, rumah sakit, para dokter, serta organisasi dan pakar di bidang pariwisata dan lingkungan. Diskusi menghasilkan usulan untuk mengembangkan wisata yang lebih terpadu dengan aspek kesehatan, keheningan, dan kesejahteraan jiwa raga.
Klaten: Titik tengah antara Solo dan Yogyakarta
Rosita menyoroti lokasi Kabupaten Klaten yang berada di antara Kota Solo dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yang memungkinkan pengembangan pariwisata yang lebih menarik. Ia mengusulkan agar Klaten fokus pada wisata kesehatan dan alam, dengan memanfaatkan sumber daya seperti mata air serta peninggalan candi yang ada. “Klaten juga bisa menjadikan sejarah Kerajaan Medang atau Mataram Kuno sebagai daya tarik tambahan, serta memperkuat konsep wisata yang terintegrasi,” tambah Rosita.
“Tajuk wisata tidur menjadi ide menarik untuk diteliti lebih lanjut, karena bisa berkaitan dengan gangguan tidur atau sleeping disorder,” ujar Laksono Trisnantoro, Guru Besar Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM), yang hadir dalam rapat tersebut.
Kinarya Anak Bangsa memiliki status Special Consultative di Economic and Social Council PBB sejak 2024, menjadikannya organisasi yang berpengaruh dalam bidang lingkungan, sosial, dan inklusi hukum keluarga. Dengan pendekatan yang holistik, yayasan ini berupaya menciptakan solusi berkelanjutan yang menggabungkan kesehatan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan. Diskusi terkait sleep tourism diharapkan memberikan dasar untuk mengembangkan layanan pariwisata yang inovatif di wilayah Klaten.