Main Agenda: Prabowo: Pembicaraan RI-Rusia sangat produktif dan kemajuannya pesat
Prabowo: Diskusi RI-Rusia Berhasil dan Kemajuan Berlangsung Cepat
Jakarta – Pertemuan bilateral antara Presiden Prabowo Subianto dan Putin di Istana Kremlin, Moskow, Rusia, Senin lalu, menurut Prabowo, berjalan dengan hasil yang menggembirakan. Ia mengatakan hubungan kerja sama antara Indonesia dan Rusia kini menunjukkan peningkatan yang signifikan di berbagai sektor.
Pertemuan di Moskow
Dalam pertemuan tersebut, Prabowo menyampaikan bahwa selama beberapa bulan terakhir, ia telah bertemu dengan berbagai delegasi dan perwakilan pemerintah serta perusahaan Rusia, baik di Jakarta maupun di Moskow. “Saya telah berbicara dengan banyak pejabat Rusia dan perusahaan-perusahaan mereka, dan diskusi berlangsung sangat bermakna,” tutur Prabowo.
“Saya sangat mengapresiasi karena pembicaraannya sangat produktif,” ujarnya.
Prabowo menambahkan, hampir semua bidang kerja sama yang telah dijajaki sebelumnya antara kedua negara kini bergerak dengan kecepatan yang tinggi. “Kemajuan terjadi di hampir semua sektor yang kita sepakati beberapa bulan silam,” katanya.
Walaupun demikian, ia menegaskan bahwa masih ada beberapa hal yang perlu dipercepat. “Beberapa isu perlu penanganan langsung oleh saya,” kata Prabowo.
Putin: Kerja Sama RI-Rusia Masuk Jalur
Presiden Putin menyatakan bahwa Rusia sangat terbuka untuk melanjutkan kerja sama di berbagai bidang dengan Indonesia. Ia mengungkapkan kebahagiaannya terhadap pertemuan tersebut. “Pertemuan ini sangat berbobot dan memberikan makna besar bagi hubungan bilateral kita,” ujarnya.
“Kita telah menerima deklarasi kemitraan strategis beberapa waktu lalu, dan langkah-langkah yang diambil memberikan dampak yang signifikan,” kata Putin.
Putin juga menekankan bahwa kenaikan nilai perdagangan antara Indonesia dan Rusia mencapai 12 persen, yang menunjukkan perkembangan positif. Menurutnya, kedua negara terus memprioritaskan pengembangan kerja sama di sektor-sektor strategis. “Kita telah membahas secara intensif peluang-peluang kolaborasi, termasuk di bidang energi, antariksa, pertanian, industri, farmasi, serta pendidikan,” tuturnya.