Main Agenda: Sejumlah relawan di Sulut mengaku bangga berdialog dengan Wapres
Relawan Sulut Berbahagia Berjumpa dengan Wapres
Manado – Sejumlah relawan di Sulawesi Utara (Sulut) menyampaikan kebahagiaan setelah sempat berinteraksi dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka selama kunjungan kerjanya di kota tersebut, Selasa. Pertemuan ini dianggap sebagai momen berharga bagi para relawan yang merasa berkesempatan berdialog langsung dengan tokoh nasional tersebut.
“Kami dari relawan bisa berdialog dengan Wapres meski singkat. Beliau mengutarakan perhatian terhadap pemerataan pembangunan hingga ke daerah seperti Sulut,” ujar James Komaling, Ketua Solidaritas Merah Putih Sulut, setelah pertemuan.
Kunjungan Wapres Gibran ke Sulut dilakukan setelah gempa bumi dengan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah pada 2 April 2026. Komaling menyebutkan bahwa kehadiran Wapres dianggap sebagai bentuk komitmen pemerintah pusat dalam menjangkau daerah-daerah terpencil.
Relawan yang Mendukung Prabowo-Gibran Hadir
Sejumlah organisasi relawan yang sebelumnya mendukung pasangan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran dalam Pemilu 2024 turut ambil bagian dalam pertemuan tersebut. Mereka antara lain Garuda 08, LAKRI, Brigade Permesta, JPKP, Solmet, serta kelompok kependudukan lainnya.
James Komaling menambahkan bahwa pertemuan berlangsung dalam suasana santai dan penuh kekeluargaan. Selain itu, Wapres juga meluangkan waktu untuk meninjau dampak gempa di beberapa titik.
Pada Senin (6/4), Wakil Presiden tiba di Manado sekitar pukul 19.00 Wita. Ia didampingi oleh Gubernur Yulius Selvanus, Wakil Gubernur Victor Mailangkay, serta anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah. Sebelumnya, Wapres melakukan inspeksi di lokasi yang terkena dampak gempa.
Salah satu kegiatan Wapres adalah mengunjungi keluarga Deitje Lahia, korban meninggal yang tertimpa reruntuhan Gedung KONI Sario Manado. Ia juga meninjau Gereja Katolik Bunda Hati Kudus Yesus di Desa Rumengkor, Kabupaten Minahasa, untuk mengecek kondisi bangunan yang rusak akibat gempa.