Official Announcement: Seskab Teddy sebut pasukan TNI tak ditarik dari UNIFIL
Seskab Teddy Sebut TNI Tidak Ditarik dari UNIFIL
Jakarta – Pemerintah menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan untuk menarik pasukan TNI dari Pasukan Sementara PBB di Lebanon, yang dikenal sebagai United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).
“Oh, tidak ada untuk ke situ (menarik pasukan TNI dari UNIFIL),” ujar Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya saat diwawancara di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat.
Teddy menambahkan bahwa penugasan prajurit TNI di misi perdamaian tersebut tetap berjalan, sekaligus dilakukan evaluasi secara berkala, baik internal maupun eksternal.
Menurutnya, keputusan soal penugasan pasukan di luar negeri sudah dijelaskan oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Menteri Luar Negeri Sugiono, yang menekankan komitmen Indonesia terhadap peran militer dalam menjaga ketertiban dunia.
Pasukan TNI di UNIFIL, kata Teddy, merupakan bagian dari amanat konstitusi, khususnya alinea keempat Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. “Kita mengirim pasukan di sana untuk menjaga perdamaian, dan sikap evaluasi yang tegas sudah disampaikan,” tambahnya.
Komentar Menteri Sekretaris Negara
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan bahwa pemerintah masih menunggu hasil evaluasi terkait kejadian insiden di Lebanon. “Kalau pertanyaannya sampai ke keputusan penarikan, itu belum,” katanya.
Prasetyo menjelaskan bahwa evaluasi dan koordinasi sedang berlangsung, mengingat tiga prajurit TNI telah gugur serta delapan lainnya terluka dalam tiga serangan terpisah.
Peran RI dalam UNIFIL
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menegaskan bahwa perubahan partisipasi TNI di UNIFIL harus dipertimbangkan matang, sehingga tidak bisa diambil secara mendadak.
“Partisipasi RI di UNIFIL adalah bagian dari komitmen internasional yang solid terhadap keamanan dan perdamaian dunia,” kata Juru Bicara Kemlu Yvonne Mewengkang.
Di sisi lain, Kemlu menyebut bahwa penarikan pasukan TNI masih bergantung pada situasi di lapangan serta hasil evaluasi yang sedang dijalankan.