Solution For: Hasan Nasbi: Saat ini bukan waktu tepat provokasi terhadap pemerintah
Hasan Nasbi: Saat ini bukan waktu tepat provokasi terhadap pemerintah
Jakarta – Hasan Nasbi, mantan kepala kantor kepresidenan, menegaskan bahwa saat ini bukan masa yang tepat untuk melakukan provokasi terhadap pemerintahan. Menurutnya, kondisi global yang sedang berubah dinamis membutuhkan kesatuan bangsa Indonesia agar bisa menghadapi tantangan bersama.
Dalam wawancara di Jakarta, Minggu, Hasan menyampaikan pandangan tersebut untuk merespons pernyataan dari seorang pimpinan lembaga survei yang dianggap memicu provokasi. Ia menyoroti bagaimana lingkungan politik di dalam negeri justru terasa kacau, meski situasi ekonomi dan keamanan internasional sedang tidak stabil.
Di tengah kekacauan situasi ekonomi global, ketidakstabilan keamanan dunia, dan berbagai konflik di luar negeri, Hasan mengkritik cara pimpinan lembaga survei itu menyampaikan pernyataan. “Orang-orang yang menyebut diri sebagai pejuang demokrasi justru tidak memahami esensi kekuasaan yang diatur melalui pemilu,” katanya.
Hasan menyayangkan tindakan provokatif dari tokoh yang juga ahli ilmu politik. Menurutnya, meski aktivitas dalam sistem demokrasi wajar, upaya menggulingkan pemerintahan sah tanpa proses konstitusional adalah pelanggaran terhadap prinsip demokrasi.
“Jika pemerintah tidak melakukan kesalahan, tidak melanggar undang-undang, dan menjalani konstitusi dengan baik, tetapi Anda ingin mendorong masyarakat untuk menolak presiden hanya karena keinginan Anda belum terpenuhi, itu tidak bisa diterima,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa kritik tetap diperlukan dalam demokrasi, tetapi provokasi yang berlebihan bisa merusak kepercayaan masyarakat terhadap sistem yang berjalan. Hasan juga menyoroti tingkat kepuasan publik yang tinggi terhadap pemerintahan saat ini, sehingga provokasi yang muncul dinilai tidak sesuai dengan situasi.