Special Plan: Kemendagri harap perusahaan tambang di Kolaka berdayakan warga lokal
Kemendagri Harap Perusahaan Tambang Kolaka Berikan Peluang Kepada Warga Lokal
Kolaka menjadi fokus perhatian Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam upaya memperkuat keterlibatan masyarakat setempat dalam sektor industri pertambangan. Kepala Bagian Umum BSKDN, Faesal Syarif, menyatakan bahwa kerja sama antara pemerintah daerah dan sektor swasta menjadi fondasi penting untuk mendorong kemandirian ekonomi warga.
“Kemendagri mengapresiasi upaya pemerintah daerah yang berhasil menurunkan tingkat pengangguran melalui kolaborasi dengan PT IPIP,” tutur Faesal saat melakukan inspeksi langsung di kawasan industri milik perusahaan tersebut.
Kunjungan Faesal bertujuan untuk memastikan bahwa data yang disampaikan pemerintah Kolaka selaras dengan kondisi nyata di lapangan. Menurutnya, daerah ini tercatat sebagai salah satu kabupaten yang menunjukkan kinerja luar biasa dalam peningkatan peluang kerja.
“Kabupaten Kolaka mendapat peringkat tinggi dalam penilaian kami, terutama karena kontribusi signifikan dalam menciptakan lapangan kerja,” ujarnya.
Menurut data dari pemerintah setempat, dari total 9.123 pencari kerja yang terdaftar, sebanyak 6.000 orang telah diberikan kesempatan bekerja. PT IPIP menjadi pelaku utama dengan menyerap 5.405 tenaga kerja, terdiri dari 3.651 warga lokal dan 1.754 tenaga non-lokal.
CEO PT IPIP, Mr Ning Jian Cheng, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi wilayah. Ia menyampaikan bahwa investasi dan program sosial yang dijalankan diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar.
“Kami terus berupaya untuk memberikan peluang kerja kepada warga Kolaka, sekaligus berkontribusi pada pengembangan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah ini,” kata Ning Jian Cheng.