TNI AD dan warga bangun jembatan penghubung desa di Aceh

TNI AD dan Masyarakat Melakukan Pembangunan Jembatan Darurat di Aceh

Di Aceh, tepatnya di Desa Sukajadi dan Desa Lut Kucak, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah, TNI Angkatan Darat (AD) bekerja sama dengan warga lokal tengah membangun jembatan sementara untuk menghubungkan dua desa tersebut. Proyek ini dimulai Senin (6/4), sebagaimana dilaporkan dalam siaran pers resmi yang diterima di Jakarta, Selasa.

Mengganti Jembatan Rusak Akibat Banjir

Jembatan yang dibangun bertujuan menggantikan struktur sebelumnya yang rusak setelah terkena bencana banjir di akhir 2025. “Upaya ini diambil sebagai respons cepat untuk memperbaiki gangguan aktivitas ekonomi, distribusi hasil pertanian, serta akses pendidikan dan kebutuhan sehari-hari warga di kedua desa,” terang Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono saat dikonfirmasi.

“Jembatan darurat ini dibuat sebagai langkah awal untuk memulihkan fungsi infrastruktur yang terganggu,” kata Donny.

Donny menjelaskan, prajurit yang ditempatkan di lokasi berasal dari Koramil 02/Wih Pesam Kodim 0119/Bener Meriah. Mereka bersama warga setempat melakukan pengerjaan pondasi jembatan menggunakan batu, sebagai dasar untuk konstruksi berikutnya. Selain itu, Donny menyatakan bahwa personel TNI AD akan terus berada di lokasi hingga pekerjaan rampung.

Menurut Donny, jembatan yang dibangun tidak hanya menjadi solusi sementara tetapi juga memenuhi standar keselamatan bagi masyarakat. “Kami memastikan struktur jembatan tersebut dapat digunakan secara optimal,” ujarnya. Harapan Donny adalah TNI AD dapat berkontribusi pada pemulihan fasilitas umum setelah bencana di wilayah Aceh, sehingga mempercepat proses normalisasi kehidupan warga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *