TNI merilis identitas dua prajurit gugur saat bertugas di Lebanon
TNI Umumkan Identitas Dua Prajurit Gugur dalam Misi Lebanon
Jakarta – Kepala Pusat Penerangan Tentara Nasional Indonesia (Kapuspen) Mabes TNI, Mayjen Aulia Dwi Nasrullah, mengungkap identitas dua prajurit yang wafat saat melaksanakan tugas perdamaian di Lebanon Selatan, Selasa. Menurut Aulia, korban meninggal adalah Kapten (Inf) Zulmi Aditya Iskandar serta Sertu Muhammad Nur Ichwan.
Insiden terjadi saat kendaraan yang dikemudikan prajurit TNI mengantar armada UNIFIL menuju lokasi tertentu. Selama perjalanan, kendaraan tersebut mengalami ledakan, menyebabkan kematian dua anggota pasukan. Aulia menjelaskan, ledakan ini berdampak langsung pada prajurit yang sedang melakukan misi.
“Terjadinya ledakan pada kendaraan yang mengakibatkan gugurnya prajurit,” kata Aulia kepada ANTARA di Jakarta.
Dalam peristiwa yang sama, dua prajurit lainnya, Lettu (Inf) Sulthan Wirdean Maulana dan Praka Deni Rianto, mengalami cedera. Sampai saat ini, penyebab meledaknya mobil masih dalam penyelidikan oleh UNIFIL. Aulia menegaskan bahwa TNI akan menunggu hasil investigasi untuk mengungkap detail insiden tersebut.
“Untuk mengetahui penyebab insiden tersebut, UNIFIL saat ini sedang melaksanakan investigasi. TNI juga terus memantau dinamika situasi dan menyiapkan tindakan darurat,” tutup Aulia.
Peristiwa ini memperparah jumlah prajurit TNI yang gugur dalam operasi kemanusiaan di Lebanon. Sejauh ini, total korban jiwa mencapai tiga orang.