Visit Agenda: Satgas Yonif 136/TS bagikan pakaian layak pakai bagi warga Wiringgame
Satgas Yonif 136/TS Berikan Bantuan Pakaian dan Layanan Kesehatan ke Warga Wiringgame
Wamena, Papua Tengah – Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Yonif 136/Tuah Sakti (TS) melakukan distribusi pakaian layak pakai kepada penduduk Kampung Wiringgame, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah. Letda Inf Abdul Heru, Danpos Kotis Satgas Pamtas Yonif 136/TS, dalam pernyataan tertulis di Wamena, Selasa, menyatakan bahwa kehadiran TNI di wilayah tersebut memberikan manfaat yang lebih dari sekadar tugas. Ini bukan hanya pengawasan, tetapi juga kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat.
“Tujuan dari kegiatan ini adalah memperkuat hubungan dengan masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran sosial di wilayah tugas. Kami dari prajurit Pos Kotis Satgas Pamtas Yonif 136/TS melaksanakan komsos yang diiringi distribusi sargal kepada warga Kampung Wiringgame,” ujarnya.
Aktivitas tersebut dijalankan oleh prajurit Pos Kotis sebagai pelaksana langsung. Kehadiran mereka mendapat sambutan tulus dari masyarakat setempat yang merasa terbantu dan dihargai. Selain kegiatan komsos dan distribusi sargal, prajurit Satgas Pamtas Yonif 136/TS juga memberikan layanan medis meliputi pemeriksaan dan pengobatan kepada masyarakat setempat.
“Layanan kesehatan ini menjadi bukti nyata perhatian prajurit terhadap kondisi kesehatan warga di wilayah penugasan. Melalui kegiatan ini, mereka tidak hanya membagikan sargal tetapi juga mendengarkan langsung aspirasi, keluhan, dan kebutuhan masyarakat, sehingga hubungan harmonis antara TNI dan rakyat semakin terjalin erat,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, personel Satgas juga bertemu dengan tokoh adat Kampung Wiringgame, Ebel Telenggen, yang menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian dan kehadiran TNI di tengah masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat meringankan beban warga serta mempererat ikatan kekeluargaan antara prajurit dan penduduk setempat.
Upaya untuk Memupuk Keterlibatan Sosial
Letda Inf Abdul Heru menekankan bahwa interaksi langsung dengan masyarakat menjadi bagian penting dari tugas Satgas. Dengan berbagi bantuan material dan layanan kesehatan, prajurit memperkuat rasa empati terhadap kondisi hidup warga. Selain itu, komunikasi sosial yang intensif diharapkan membantu menjaga stabilitas dan keamanan di daerah penugasan.