What Happened During: Presiden dukung pencak silat dapat dipertandingkan di Olimpiade

Presiden Dukung Pencak Silat Dipertandingkan di Olimpiade

Jakarta, 10 April 2026 – Dalam Munas XVI PB IPSI yang berlangsung di Jakarta, Presiden Prabowo Subianto menegaskan dukungan terhadap upaya menyebarkan pencak silat sebagai cabang olahraga internasional. Meski tidak lagi menjabat sebagai ketua umum, ia menyatakan akan terus membantu perkembangan IPSI dan seni bela diri ini. “Saya percaya bahwa pencak silat akan bisa masuk Olimpiade. Saya yakin pengganti saya nanti akan mewujudkan hal tersebut,” tutur Prabowo.

Munas XVI PB IPSI 2026

Munas XVI PB IPSI diadakan pada 10–11 April 2026 di Jakarta, dengan fokus pada pemilihan ketua umum periode 2026–2030. Acara ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen mendorong pencak silat ke panggung Olimpiade. Prabowo menekankan bahwa selama periode kepemimpinannya, Indonesia telah meraih prestasi di level internasional, termasuk medali emas, perak, dan perunggu.

“Percaya bahwa pencak silat murni dan kuat akan menarik perhatian dunia. Jika mutu seni bela diri ini terjaga, banyak negara akan datang ke Indonesia untuk belajar,” ujarnya.

Prabowo menyoroti tantangan dalam perjalanan pencak silat menuju Olimpiade. Ia menyatakan bahwa meski ada kemungkinan cabang olahraga ini terus berkembang, tidak perlu terlalu obsesi. “Kita harus tetap menjaga keaslian pencak silat,” tambahnya. Contoh yang ia berikan adalah pelatihan atlet Vietnam dan Thailand, yang awalnya dipandu Indonesia namun akhirnya mengalahkan tim nasional.

Dalam konteks ini, Munas juga menyuarakan keinginan untuk menyematkan pencak silat dalam Olimpiade 2028 di Los Angeles, Amerika Serikat. Prabowo berharap keberhasilan tersebut bisa diraih, sekaligus menegaskan bahwa pendekatan yang tepat adalah memastikan kualitas seni bela diri ini tetap terjaga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *