New Policy: Sinergi Warga Mereudu dan Pemerintah Percepat Pemulihan Pascabencana

Sinergi Warga Mereudu dan Pemerintah Percepat Pemulihan Pascabencana

Di Dusun Pante Geulima, Desa Meunasah Lhok, Kecamatan Mereudu, Kabupaten Pidie Jaya, warga secara aktif terlibat dalam upaya pemulihan lingkungan setelah bencana. Aktivitas yang dilaksanakan pada hari Kamis (2/4) merupakan bagian dari fase rehabilitasi yang dijalankan Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Sumatra pasca bencana. Pemerintah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mendukung kegiatan ini dengan menyediakan program kerja bakti untuk mempercepat proses pemulihan kawasan yang terkena dampak. Selain itu, bantuan dana dari warga perantauan juga diarahkan untuk kebutuhan logistik serta operasional pembersihan. Warga setempat, Ahlul Fikri, menjelaskan bahwa kerja sama antara masyarakat, pemerintah, dan warga perantauan menjadi faktor penting dalam mempercepat pemulihan desa.

“Alhamdulillah, saat ini ada dua bentuk dukungan yang berjalan bersamaan. Pertama dari pemerintah melalui program kerja bakti, dan kedua dari donasi teman-teman perantauan yang ikut membantu, termasuk untuk penyewaan armada pengangkutan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (3/4).

Keterlibatan masyarakat dalam kegiatan ini menunjukkan adanya semangat bersama untuk memperbaiki kondisi lingkungan. Partisipasi mereka dinilai memberikan kontribusi signifikan dalam mempercepat penataan kawasan terdampak. Selain itu, program kerja bakti juga memberi dampak ekonomi bagi warga yang terlibat. Setiap pekerja menerima upah harian untuk memenuhi kebutuhan keluarga selama masa pemulihan.

“Alhamdulillah sangat terbantu. Selain bisa ikut membersihkan, kami juga mendapat penghasilan untuk kebutuhan sehari-hari dan anak-anak yang masih sekolah,” kata Halimah, salah satu warga yang terlibat dalam kegiatan pembersihan.

Halimah dan warga lainnya berpartisipasi dalam pembersihan musala serta fasilitas sanitasi lingkungan. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut agar lebih banyak warga dapat terlibat. Menurutnya, kelanjutan program akan berdampak pada percepatan pemulihan dan pemerataan manfaat bagi seluruh komunitas. Puluhan warga saat ini bekerja secara bergilir dalam kegiatan pembersihan, dengan pola ini bertujuan memastikan keterlibatan merata sekaligus menjaga keberlangsungan proses di lapangan.

Kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan donatur dinilai menjadi faktor penting untuk menjaga dinamika pemulihan tetap berjalan. Warga Pante Geulima menyatakan optimis bahwa kondisi desa bisa pulih secara bertahap. “Yang terpenting bagi kami adalah kebersamaan. Dengan dukungan semua pihak, kami yakin Pante Geulima bisa bangkit dan pulih seperti sedia kala,” tutup Ahlul.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *