Important Visit: 20 Gedung Tertinggi di Dunia, Tetangga RI Punya Banyak

20 Gedung Tertinggi di Dunia, Tetangga RI Punya Banyak

Perubahan Peta Pencakar Langit Global

Jakarta, Kompetisi membangun gedung tertinggi di dunia kini tidak hanya melibatkan aspek arsitektur, tetapi juga mencerminkan kekuatan ekonomi, teknologi, dan ambisi geopolitik negara-negara. Dalam dua dekade terakhir, pusat gravitasi pembangunan skyscraper bergeser ke Asia dan Timur Tengah. Data terbaru menunjukkan bahwa bangunan super tinggi (supertall, lebih dari 300 meter) kini didominasi oleh wilayah tersebut, mencerminkan kecepatan urbanisasi dan kebutuhan ruang vertikal di kota-kota besar.

Dominasi Asia dalam Pembangunan Gedung

Burj Khalifa di Dubai tetap memegang rekor gedung tertinggi dunia sejak 2010, dengan ketinggian 828 meter atau 2.717 kaki. Gedung ini unggul hampir 150 meter dari Merdeka 118 di Kuala Lumpur, yang berada di peringkat kedua dengan ketinggian 679 meter. Merdeka 118, yang diresmikan pada 2023, menjadi simbol kebangkitan kota Malaysia sekaligus menandai masuknya Asia Tenggara ke dalam peta elit pencakar langit global.

Dominasi dua gedung ini menunjukkan bahwa pusat pertumbuhan vertikal dunia kini semakin bergeser ke kawasan Asia. Sejak beberapa dekade lalu, Asia telah memimpin dalam perlombaan gedung pencakar langit. Titik balik penting terjadi pada 1998, ketika Menara Kembar Petronas Kuala Lumpur mengalahkan Menara Sears Chicago dan mengalihkan gelar gedung tertinggi ke Asia. Malaysia juga mencatat peningkatan signifikan dalam pembangunan vertikal, dengan dua pencakar langit baru yang memperkuat posisi negara tersebut di peta global, yakni Merdeka 118 (679 meter) dan The Exchange 106 (454 meter).

Tren ini diikuti oleh negara-negara Asia lainnya seperti Korea Selatan, Taiwan, dan Vietnam, yang terus mengembangkan gedung-gedung super tinggi sebagai simbol pertumbuhan ekonomi dan modernisasi kota. Meski demikian, skala pembangunan tersebut masih belum mampu menandingi dominasi China, yang menjadi pusat utama pembangunan skyscraper dunia. Jumlah bangunan pencakar langit di negeri ini melampaui gabungan banyak negara lainnya.

Gedung Pencakar Langit di Luar Asia

Dari 20 gedung tertinggi dunia, hanya tiga yang berada di luar Asia, yakni dua di New York dan satu di St. Petersburg. One World Trade Center menjadi yang tertinggi di Belahan Barat dengan ketinggian 541 meter, diikuti Central Park Tower yang setinggi 472 meter. Sementara itu, Lakhta Center di Rusia berdiri 462 meter dan menjadi yang tertinggi di Eropa.

Titik balik penting terjadi pada tahun 1998, ketika Menara Kembar Petronas Kuala Lumpur mengalahkan Menara Sears Chicago dan mengalihkan gelar gedung tertinggi di dunia ke Asia.

Kondisi ini menegaskan pergeseran pusat pembangunan pencakar langit global. Jika sebelumnya Barat mendominasi, kini Asia menjadi episentrum utama, dengan jumlah dan skala bangunan yang jauh melampaui kawasan lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *