Key Discussion: Harga Emas Tiba-Tiba Ganas, Pagi Ini Sudah Melonjak 2% ke US$4.800
Harga Emas Tiba-Tiba Menguat, Pagi Ini Naik 2% ke US$4.800
Jakarta, Rabu (8/4/2026) – Harga emas mencapai kenaikan tajam pada pagi hari ini, melonjak 2,3% hingga menyentuh US$4.809,65 per troy ons. Pergerakan ini memutus tren penurunan yang terjadi sebelumnya, dengan penurunan sebesar 2,3% dalam dua hari sebelumnya. Harga emas berada di posisi US$4.702,50 per troy ons pada penutupan perdagangan Selasa (7/4/2026), menunjukkan kenaikan 1,2%.
Faktor Pendorong Perubahan Harga
Melemahnya dolar AS menjadi salah satu faktor yang mendukung kenaikan emas. Indeks dolar akhirnya turun ke 99,86 setelah sempat bertahan di level 99,9 sebelumnya. Pasar emas saat ini cenderung stagnan menjelang tenggat waktu pukul 20.00 waktu Timur AS yang ditetapkan oleh pemerintah AS. Pasar seperti ‘menunggu’ karena para trader ingin melihat langkah selanjutnya, mengingat peristiwa ini bisa berdampak besar.
“Para trader emas kini lebih fokus pada kebijakan suku bunga bank sentral dibandingkan geopolitik. Jika ekonomi besar menunda penurunan suku bunga, itu berarti permintaan terhadap emas bisa berkurang,” tambah Wyckoff.
Perang Iran menjadi faktor yang memengaruhi dinamika pasar. Harga minyak melonjak sejak konflik tersebut memperburuk kekhawatiran tentang pasokan energi. Kenaikan biaya energi mendorong inflasi, sehingga bank sentral memiliki ruang terbatas untuk menurunkan suku bunga. Meskipun emas dikenal sebagai lindung nilai terhadap inflasi, daya tariknya berkurang dalam lingkungan suku bunga tinggi karena tidak memberikan imbal hasil.
Presiden AS bahkan menyatakan bahwa “satu peradaban akan mati malam ini” jika Teheran tidak mencapai kesepakatan di menit terakhir. Serangan terhadap Iran meningkat sepanjang hari, tetapi Iran belum menunjukkan tanda-tanda akan menerima ultimatum Trump untuk membuka Selat Hormuz sebelum akhir Selasa.
Harga Perak Juga Mengalami Kenaikan
Berdasarkan Refinitiv, harga perak naik 0,19% hingga mencapai US$72,93 per troy ons pada penutupan perdagangan Selasa (7/4/2026). Hari ini, harga perak mengalami lonjakan 4,9% dan menyentuh US$76,52 per troy ons pada pukul 06.30 WIB. Data-data seperti risalah rapat Federal Reserve bulan Maret, yang dirilis pada Rabu waktu AS atau Kamis dini hari waktu Indonesia, serta data PCE AS (Kamis) dan CPI AS (Jumat) akan menjadi penentu arah kebijakan suku bunga dan pergerakan emas ke depan.