Latest Program: Kereta Api Semakin Memikat, KAI Group Layani 128,05 Juta Pelanggan pada Triwulan I 2026

Kereta Api Semakin Memikat, KAI Group Layani 128,05 Juta Pelanggan pada Triwulan I 2026

Masa awal tahun 2026 menunjukkan tren yang kian menguat dalam penggunaan transportasi kereta api. Jumlah penumpang yang bergerak melalui layanan KAI Group meningkat 9,97% dibandingkan periode Triwulan I 2025. Dalam tiga bulan pertama tahun ini, total pelanggan mencapai 128.055.072 orang, naik dari 116.451.006 pelanggan pada tahun sebelumnya.

Pertumbuhan Layanan Perjalanan Jarak Jauh

KAI Group mencatat peningkatan signifikan dalam layanan kereta api jarak jauh dan lokal. Dari Januari hingga Maret 2026, KA Jarak Jauh dan Lokal melayani 14.515.350 pelanggan, naik 18,40% dibandingkan 12.261.632 pelanggan pada periode yang sama tahun 2025. Momentum libur Lebaran menjadi salah satu faktor pendorong utama, dengan banyak masyarakat melakukan perjalanan antarkota untuk pulang ke kampung halaman.

“Kereta api semakin memikat masyarakat karena mampu menjawab kebutuhan perjalanan yang beragam. Dari aktivitas harian hingga perjalanan antarkota, semuanya terhubung dalam satu sistem layanan yang kini semakin terintegrasi,” ujar Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI.

Layanan Harian dengan Komitmen Masyarakat

KAI Commuter melanjutkan performa positifnya dengan melayani 101.382.889 pelanggan, meningkat 8,11% dibandingkan 93.773.976 pelanggan pada tahun sebelumnya. Setiap hari, jutaan orang di berbagai kota mengandalkan jalur ini untuk pergi ke tempat kerja, sekolah, atau kembali ke rumah.

“Setiap hari, masyarakat dari berbagai latar belakang ekonomi mengandalkan Commuter Line untuk memenuhi kebutuhan mobilitas sehari-hari,” tambah Anne.

Kawasan Penyangga Jakarta yang Semakin Aktif

LRT Jabodebek mengalami pertumbuhan 22,10% dibandingkan 6.351.283 pelanggan pada Triwulan I 2025, mencapai 7.754.946 pelanggan. Penyediaan layanan ini menunjukkan dinamika kebutuhan transportasi yang lebih cepat dan terjangkau di sekitar Jakarta.

Konektivitas Bandara dan Wilayah Timur

Di sisi lain, layanan KAI Bandara menghadirkan 1.755.275 pelanggan, naik 8,48% dibandingkan 1.618.119 pelanggan tahun sebelumnya. Misalnya, KA Srilelawangsa di Medan dan KA Bandara YIA di Yogyakarta memudahkan akses ke kawasan wisata serta pusat aktivitas.

LRT Sumsel juga menunjukkan peningkatan 7,38%, melayani 1.084.242 pelanggan dibandingkan 1.009.737 pelanggan pada triwulan pertama 2025. Layanan ini menghubungkan Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II dengan area Jakabaring. Meanwhile, Whoosh mencatatkan 1.408.815 pelanggan, naik 4,07% dibandingkan 1.353.760 pelanggan tahun lalu.

Kereta Cepat yang Membuka Perspektif Baru

KA Makassar–Parepare menarik perhatian dengan meningkatkan jumlah pelanggan 66,45%, mencapai 75.421 orang. Pertumbuhan ini mencerminkan penerimaan layanan kereta api di wilayah timur Indonesia yang semakin baik. Juga, perjalanan Jakarta–Bandung menjadi lebih singkat berkat hadirnya kereta cepat pertama di Asia Tenggara.

KAI Wisata memberikan pengalaman berbeda dengan melayani 78.134 pelanggan, naik 110,10% dibandingkan 37.187 pelanggan pada tahun sebelumnya. Layanan ini, term

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *