Visit Agenda: Delegasi Teh Fu Xianyang Kunjungi Kedutaan Lima Negara di Beijing untuk Mempromosikan Budaya Teh Tiongkok

Delegasi Teh Fu Xianyang Kunjungi Kedutaan Lima Negara di Beijing untuk Mempromosikan Budaya Teh Tiongkok

Beijing, (ANTARA/PRNewswire) – Sebuah delegasi dari Kota Xianyang, Provinsi Shaanxi, Tiongkok Barat Laut, melakukan kunjungan ke kedutaan besar Pakistan, Peru, Maroko, Türkiye, dan Fiji di Beijing antara 16-19 Maret. Tujuan utama kunjungan ini adalah memperkenalkan Teh Fu Xianyang, jenis teh hitam tradisional Tiongkok yang telah ada sejak lebih dari 600 tahun lalu. Upaya ini bertujuan mengembangkan kehadiran produk teh tersebut di pasar global.

Tentang Teh Fu Xianyang

Teh Fu diproduksi di Kabupaten Jingyang, Xianyang, dengan ciri khas jamur emas alami bernama Jin Hua (Eurotium cristatum). Jamur ini kaya akan asam amino, vitamin, dan unsur mikro, serta tumbuh dalam kondisi tertentu di dalam teh padat berbentuk balok. Teknik pembuatan Teh Fu telah terdaftar sebagai bagian dari Daftar Warisan Budaya Takbenda Nasional Tiongkok pada 2021 dan Daftar Representatif UNESCO pada 2022.

Saat ini, Teh Fu Xianyang memiliki 65 produk dalam lima kategori, dengan kapasitas produksi tahunan melebihi 30.000 ton. Total nilai penjualan mencapai RMB 3 miliar, sementara nilai merek diperkirakan mencapai RMB 6,662 miliar. Produk ini telah diekspor ke lebih dari 40 negara.

Kunjungan Delegasi dan Interaksi Dengan Perwakilan Diplomatik

Kunjungan tersebut diakhiri dengan pertemuan antara Shi Yaodong, Wakil Ketua Komite Kota Xianyang dari Sidang Permusyawaratan Politik Rakyat Tiongkok, dan perwakilan diplomatik dari lima negara. Perwakilan masing-masing negara menyoroti hubungan yang telah terjalin dengan budaya teh Tiongkok.

“Maroko adalah salah satu importir utama teh hijau Tiongkok di dunia,” ujar Duta Besar Maroko, Abdelkader El Ansari.

“Teh Fu berperan sebagai penghubung historis di Jalur Sutra kuno,” tambah Duta Besar Türkiye, Selçuk Ünal.

“Teh Fu memiliki kesamaan dengan produk tradisional dari wilayah utara Pakistan,” kata Menteri Ekonomi Pakistan, Aslam Chaudhary.

“Komunitas Tionghoa-Peru menjadi fondasi hubungan ekonomi dan budaya antara kedua negara,” ungkap Konsul Jenderal Peru, Jorge García.

“Iklim dan tanah Fiji sangat cocok untuk budidaya Teh Fu,” terang Duta Besar Fiji, Robert Lee.

Dalam kesempatan ini, Shi Yaodong menegaskan, “Teh adalah simbol perdamaian, persahabatan, dan keterbukaan. Kami berharap Teh Fu bisa menjadi jembatan antara Xianyang dan masyarakat internasional.” Kunjungan ini menjadi bagian dari strategi memperluas pengaruh budaya teh Tiongkok ke luar negeri.

Tautan Artikel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *