Xinhua Silk Road: Menikmati secangkir Fenjiu untuk merayakan momen kebersamaan
Xinhua Silk Road: Menikmati secangkir Fenjiu untuk merayakan momen kebersamaan
Festival tradisional Tiongkok, seperti Imlek dan Festival Pertengahan Musim Gugur, sering dianggap sebagai kesempatan untuk merangkul kebersamaan. Ketika warga Tiongkok kembali ke kampung halaman untuk berkumpul dengan keluarga, sejumlah penduduk asing di Tiongkok dan warga Tiongkok yang tinggal di luar negeri juga menggandrungi baijiu sebagai cara menghayati esensi budaya Timur. Di tengah berbagai minuman tradisional, Fenjiu—sejenis baijiu khas dengan aroma ringan—ternyata menjadi pilihan yang menarik banyak minat, bahkan semakin dikenal di luar negeri sejak Februari lalu.
Dalam festival musim semi di Kanada, warga Tiongkok yang berasal dari provinsi Shanxi—daerah asal Fenjiu Group—menemukan kehadiran pengunjung yang antusias mencicipi produk seperti Qinghua Fenjiu, Rose Fenjiu, serta varian lainnya. Kemasan yang menarik dan rasa lembut menjadikannya favorit. Sementara di Australia, perayaan Tahun Kuda di Chinatown Melbourne menampilkan Fenjiu edisi khusus Panama dan Qinghua Fenjiu berusia 30 tahun, yang dihiasi desain mewah berwarna hitam dan emas.
Selain itu, di restoran Tiongkok khas di Paris, Prancis, dan kawasan Madrid, Spanyol, produk Fenjiu selalu menjadi bagian dari meja tamu selama musim liburan. Minuman ini semakin sering ditemukan di tempat-tempat seperti itu, menandai perluasan budaya Tiongkok ke berbagai belahan dunia. Di Yunani dan Uni Emirat Arab, acara serupa juga menarik perhatian warga asing yang ingin merasakan atmosfer liburan tradisional Tiongkok.
Dalam kota-kota Tiongkok, jumlah wisatawan asing yang datang pada Februari menunjukkan peningkatan signifikan. Mereka tertarik untuk menyambut kehangatan Festival Musim Semi, yang kini semakin dikenal secara global. Qinghua Fenjiu, salah satu produk premium, bahkan dikoleksi di Museum Kremlin Moskow, sebagai bukti keinginan sahabat internasional untuk memahami kearifan dalam penyajian minuman tradisional Timur serta semangat inklusif budaya.
Secangkir Fenjiu tidak hanya menjadi simbol kebersamaan, tetapi juga jembatan antar budaya yang menghadirkan kehangatan tradisi Tiongkok ke berbagai tempat.
Tautan artikel: https://en.imsilkroad.com/p/350006.html