Important News: Aplikasi WhatsApp Palsu Baru Korbannya Sudah Banyak
Aplikasi WhatsApp Palsu Baru Korbannya Sudah Banyak
Jakarta – Sebuah aplikasi WhatsApp palsu baru telah menipu ratusan pengguna, terungkap melalui upaya perusahaan mata-mata berbasis di Italia. Dikutip dari perusahaan WhatsApp, ASIGINT, anak perusahaan dari SIO, dianggap sebagai pelaku penyebaran aplikasi tersebut. Dalam websitenya, SIO menyatakan diri sebagai penyedia solusi dan teknologi intelijen siber yang berprestasi dan terbukti.
WhatsApp mengungkapkan bahwa kampanye ini sangat terarah, dengan tujuan menipu korban agar menginstal “software jahat yang berpura-pura sebagai aplikasi WhatsApp.” Mayoritas korban terdapat di Italia, meski belum ada penjelasan resmi dari SIO terkait komentar yang diminta oleh Reuters. Perusahaan ini menyatakan tidak memberi respons terhadap pertanyaan tersebut.
Meta Sebelumnya Peringatkan Aktivitas Spyware di Italia
Meta, perusahaan induk WhatsApp, pernah mengungkap aktivitas spyware di Italia pada awal 2025. Pada masa itu, pemerintah Italia ditemukan menggunakan aplikasi mata-mata dari perusahaan AS bernama Paragon. Target utama dari spyware Paragon adalah para wartawan dan anggota lembaga donor yang kritis terhadap Perdana Menteri Giorgia Meloni.
Setelah mendapat kritik dari politisi oposisi serta organisasi jurnalis Italia, pemerintah Italia mengumumkan penghentian kerja sama dengan Paragon pada Juni 2025. Peristiwa ini menunjukkan upaya untuk mengendalikan penggunaan teknologi pengintaian di negara tersebut.
SIO mengaku sebagai perusahaan yang menyediakan solusi dan teknologi intelijen siber beperforma tinggi dan terbukti.