Important Visit: China Bikin Gebrakan Baru, Teknologinya Diakui Amerika

China Perkenalkan Terobosan Baru dalam Teknologi AI yang Diakui Amerika

Seiring kemajuan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang pesat, perusahaan raksasa asal Amerika Serikat seperti Nvidia tidak lagi menjadi satu-satunya pelaku utama. China, yang bersaing ketat di bidang ini, juga meluncurkan inovasi signifikan. Salah satu contohnya adalah Yuanjie Semiconductor Technology, produsen chip laser untuk komunikasi optik yang tengah mengambil peran penting dalam industri AI.

Peluncuran Saham yang Memicu Pertumbuhan

Yuanjie, yang berbasis di Shaanxi, menjadi perusahaan paling menonjol di bursa China setelah sahamnya melonjak hingga sembilan kali lipat dalam setahun terakhir. Perusahaan ini resmi terdaftar di bursa Hong Kong pada 27 Maret lalu dengan harga awal 1.100 yuan. Saat ini, nilai saham Yuanjie menempati peringkat kedua, hanya kalah dari Kweichow Moutai dengan 1.416 yuan.

Kapitalisasi pasar Yuanjie mencapai 94,6 miliar yuan atau setara Rp233 triliun, menurut laporan South China Morning Post. Capaian ini menunjukkan perusahaan sebagai salah satu yang paling sukses di pasar STAR Shanghai, setelah Cambricon, produsen chip AI.

Sejarah dan Pengembangan Produk

Yuanjie didirikan pada 2013 oleh Zhang Xingang, lulusan Tsinghua University yang kemudian meraih gelar master dan doktor di University of Southern California. Sebelum memulai bisnis sendiri, ia pernah bekerja di Luminent dan Source Photonics. Perusahaan ini memasuki pasar STAR Shanghai pada 2022, dengan fokus pada teknologi laser.

Produk utama Yuanjie adalah chip laser yang digunakan untuk transmisi data tinggi, termasuk laser gelombang berkelanjutan, EML (elektro-absorpsi termodulasi), serta laser umpan balik terdistribusi. Semua jenis ini mendukung infrastruktur seperti data center AI, 5G, dan jaringan serat optik.

Pencapaian Finansial yang Mengesankan

Menurut data pendapatan tahun 2025, Yuanjie berada di urutan keenam sebagai penyedia chip laser terbesar secara global. Perusahaan ini juga menjadi pemasok kedua terbesar untuk chip laser berbasis fotonik silikon di industri interkoneksi optik tinggi.

Dalam laporan keuangan terbaru, pendapatan Yuanjie meningkat hampir 139% menjadi 601,4 juta yuan, sementara laba bersih mencapai 191 juta yuan. Ini merupakan perubahan drastis dari kerugian 6,1 juta yuan sebelumnya. Kenaikan ini didorong oleh peningkatan penjualan di sektor data center, yang kini menyumbang 65,4% dari total pendapatan, atau 393,3 juta yuan, dengan peningkatan 719% YoY.

Perubahan Struktural dalam Infrastruktur AI

Keberhasilan Yuanjie mencerminkan transisi besar-besaran dari interkoneksi tembaga ke optik dalam sistem data center. Chip optik, yang mengirimkan data menggunakan cahaya, menjadi solusi utama untuk menangani kebutuhan bandwidth dan manajemen panas dari prosesor AI yang canggih.

“Arsitektur Feynman generasi berikutnya, yang diharapkan hadir pada 2028, akan mengadopsi interkoneksi optik,” kata Jensen Huang, pendiri dan CEO Nvidia, dalam konferensi pengembang GTC pada Maret ini.

Nvidia juga mengumumkan investasi masing-masing sebesar US$2 miliar di perusahaan fotonik Lumentum dan Coherent, serta komitmen pembelian bernilai miliaran dolar. Namun, Yuanjie masih berada di belakang pemimpin global seperti Lumentum dalam produksi chip laser 200G EML, standar berikutnya yang sudah diproduksi secara massal.

Kemitraan dan Perkembangan Industri

Percepatan transisi ke infrastruktur optik memperkuat posisi Yuanjie dan perusahaan komunikasi optik lainnya di Tiongkok, seperti Eoptolink, Zhongji Innolight, serta TFC Communi. Hal ini menunjukkan potensi keberlanjutan teknologi China di sektor AI dan keterlibatan industri global dalam tren ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *