New Policy: Bos Instagram Ungkap Hal yang Sering Dilakukan Kreator Tapi Sia-Sia

Bos Instagram Ungkap Hal yang Sering Dilakukan Kreator Tapi Sia-Sia

Di Jakarta, banyak kreator digital sering membagikan kembali postingan dari feed ke Stories Instagram. Tujuannya adalah agar orang lain bisa melihat postingan tersebut dan akhirnya memberikan like pada unggahan feed. Namun, menurut Adam Mosseri, bos Instagram, taktik ini tidak membawa dampak nyata pada performa konten.

Repost Tidak Berpengaruh Signifikan

Selama sesi tanya jawab mingguan di Instagram Stories, Mosseri menjelaskan bahwa reach feed secara alami lebih luas dibandingkan Stories. Karena itu, mem-posting ulang konten yang sama ke Stories tidak akan mengubah distribusi konten secara signifikan. Ia menegaskan bahwa postingan feed memiliki peluang lebih besar muncul di rekomendasi, termasuk melalui fitur Explore.

“Sebagian besar ‘hack’ untuk meningkatkan jangkauan di Instagram sebenarnya tidak efektif,” ujar Mosseri. Ia menambahkan bahwa jika tim menemukan celah yang bisa dimanfaatkan sebagai trik, biasanya akan langsung ditutup.

Post feed juga memiliki keunggulan dalam aspek permanen, sehingga bisa diakses oleh pengguna lebih lama. Berbeda dengan Stories yang hanya tampil sementara untuk pengikut. Mosseri menyarankan kreator fokus pada audiens dan pola konten yang benar-benar menarik. Pendekatan ini dinilai lebih efektif dibanding mengejar trik teknis yang belum tentu berhasil.

Perubahan Fitur Stories Dipertimbangkan

Di sisi lain, Mosseri memberi sinyal perubahan terkait fitur Stories. Instagram kini sedang mempertimbangkan opsi penjadwalan Stories, setelah sebelumnya menghindari fitur ini demi menjaga sifat konten yang spontan dan autentik. Namun, meningkatnya permintaan dari pengguna membuat fitur ini mulai diperdebatkan secara internal. Jika disetujui, penjadwalan Stories bisa menjadi cara baru bagi kreator dan brand mengatur strategi konten mereka di Instagram.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *