Peringatan Bahaya Buat Pengguna WhatsApp – Ratusan Sudah Jadi Korban
Peringatan Bahaya Buat Pengguna WhatsApp, Ratusan Sudah Jadi Korban
Jakarta – Sebanyak 200 pengguna WhatsApp dilaporkan menjadi korban skema penipuan. Mereka terkena jebakan aplikasi palsu yang didistribusikan oleh anak perusahaan Meta, yang ternyata mampu memata-matai pengguna. Menurut informasi dari WhatsApp, pelaku serangan berasal dari perusahaan berbasis Italia, ASIGINT.
Reuters melaporkan bahwa situs resmi ASIGINT menjelaskan penggunaan solusi serta teknologi intelijen siber yang dianggap efektif dan teruji di lapangan. ASIGINT merupakan anak perusahaan dari SIO. Dalam situs web SIO, perusahaan ini menunjukkan kerja sama dengan lembaga penegak hukum, organisasi pemerintah, badan kepolisian, serta badan intelijen.
Sebagian besar korban berasal dari Italia,” ujar WhatsApp, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (2/4/2026).
WhatsApp menyatakan bahwa serangan ini bersifat terarah. Meski demikian, platform pertukaran pesan tidak merinci identitas para korban. Menurut penjelasan, upaya penipuan ini mengandalkan trik agar pengguna mau menginstal perangkat lunak berbahaya. Aplikasi ini dirancang mirip dengan versi asli WhatsApp.
Reuters menyebutkan SIO belum merespons pesan permintaan wawancara untuk berkomentar. Sementara Kementerian Dalam Negeri Italia mengalihkan pertanyaan ke pihak kepolisian, mereka juga belum memberikan jawaban atas pesan yang dikirimkan.
Ini merupakan insiden kedua yang terkait dengan kegiatan spyware di Italia, yang sebelumnya diungkapkan oleh Meta. Perusahaan menyebut Paragon, perusahaan asal Israel, menargetkan sejumlah pengguna, termasuk jurnalis dan anggota masyarakat sipil. Pada kesempatan itu, WhatsApp mengungkapkan telah mendeteksi upaya peretasan terhadap sekitar 90 pengguna. Pejabat Meta menolak merinci target serangan, hanya menyebut lokasi pengguna dari sekitar 20 negara, termasuk di Eropa.