Solving Problems: Nasib Miris Pengguna iPhone di China, Rugi Beli HP Mahal
Penundaan Fitur Apple Intelligence di Tiongkok
Pengguna iPhone di Tiongkok masih belum dapat menikmati fitur canggih ‘Apple Intelligence’ yang diluncurkan perusahaan teknologi asal Amerika tersebut pada Oktober 2024. Meski sejumlah negara lain sudah bisa menggunakannya, di Tiongkok pengguna baru mengakses fitur ini tahun ini. Pada akhir Maret 2026, laporan menyebutkan bahwa akses ke Apple Intelligence kini terbuka setelah pengguna memperbarui sistem operasi ke iOS 26.4.
Dilaporkan 9to5mac, fitur tersebut awalnya hanya dalam fase uji coba, bukan peluncuran resmi. Meski demikian, cakupannya sudah meluas. Penundaan ini disebabkan oleh konflik regulasi dengan pemerintah Tiongkok, yang memaksa Apple bekerja sama dengan perusahaan AI lokal untuk mengembangkan fitur tersebut.
Kinerja iPhone 17 di Pasar Tiongkok
Terlepas dari masalah Apple Intelligence, penjualan iPhone 17 di Tiongkok mencatatkan peningkatan signifikan. Angka penjualan mencapai rekor dengan pendapatan naik 38% dibanding tahun sebelumnya, mencapai US$26 miliar, atau hampir 20% dari total pendapatan Apple.
“Penjualan iPhone di Tiongkok mencetak rekor pada kuartal keempat,” kata CEO Apple Tim Cook. Pendapatan tahunan meningkat 38% hingga US$26 miliar, menunjukkan peningkatan minat konsumen terhadap perangkat terbaru.
Analisis menunjukkan bahwa penyegaran desain pada iPhone 17 meningkatkan daya tariknya sebagai simbol status di Tiongkok. Terutama model dengan warna oranye terang yang dikenal sebagai ‘cosmic orange’, yang viral di media sosial dan disebut mirip dengan warna khas merek mewah Prancis, Hermès.
Sekalipun Apple Intelligence belum resmi diluncurkan, keberhasilan iPhone 17 membuktikan bahwa minat masyarakat Tiongkok lebih tergiur oleh inovasi desain dan warna baru, bukan hanya fitur teknologi canggih. Penundaan peluncuran fitur AI ini juga mencerminkan tantangan geopolitik antara AS dan Tiongkok dalam menghadapi persaingan lokal yang ketat.