Solving Problems: Video: Bikin Layanan Kesehatan Semakin Baik, BPJS Kesehatan Pakai AI

Video: BPJS Kesehatan Manfaatkan AI untuk Memperbaiki Kualitas Layanan

Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan, BPJS Kesehatan mulai mengadopsi teknologi kecerdasan buatan (AI) sebagai bagian dari transformasi digital. Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan, Setiaji, menjelaskan bahwa penggunaan AI bertujuan untuk mengoptimalkan manajemen data sekaligus memberikan pengalaman lebih baik bagi masyarakat. Dengan menghadapi volume data yang besar, BPJS Kesehatan mengelola informasi kesehatan dari 280 juta peserta yang terdaftar, serta menyimpan sekitar 2 juta catatan harian. Tantangan dalam mengelola data tersebut terletak pada kebutuhan menjaga keamanan, menghindari penipuan, dan memastikan kelangsungan data. Selain itu, konsistensi standar serta kualitas data juga menjadi prioritas utama.

Pemanfaatan big data sebagai alat untuk meningkatkan layanan kesehatan nasional merupakan langkah strategis. Setiaji menekankan bahwa pengelolaan data yang canggih menjadi kunci dalam memberikan layanan yang lebih efisien dan akurat. Namun, dalam skala yang besar, seperti 27 ribu fasilitas kesehatan (faskes) yang terintegrasi, BPJS Kesehatan harus terus mengembangkan sistem yang aman dan andal. Proses ini tidak hanya memerlukan teknologi mutakhir, tetapi juga kesadaran kolektif dalam menjaga integritas data.

“BPJS Kesehatan berkomitmen untuk memastikan data diolah secara profesional dan aman. Dengan volume peserta yang sangat besar, kita perlu solusi berbasis AI agar bisa memberikan layanan yang lebih baik,” ujar Setiaji.

Selain manfaat teknologi, BPJS Kesehatan juga fokus pada keberlanjutan data. Setiaji menyebutkan bahwa tantangan terbesar terletak pada pemantauan fraud dan mempertahankan kualitas informasi yang dihasilkan. Dengan menggabungkan AI dan big data, BPJS Kesehatan berharap bisa memberikan kepuasan maksimal kepada peserta program. Untuk mendalami topik ini, simak wawancara dengan Mercy Widjaja dan Setiaji dalam program Profit, CNBC Indonesia, pada Senin, 13 April 2026.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *