Key Strategy: iPhone Fold digadang rilis tepat waktu pada September 2026
Jakarta – Apple dikabarkan bakal tetap merilis ponsel lipatnya iPhone Fold tepat waktu pada September 2026 mengikuti jadwal standar perilisan iPhone. Kabar ini dilaporkan oleh Mark Gurman dari Bloomberg seperti diwartakan oleh Macrumors, Selasa (7/4) waktu setempat. Berdasarkan laporan itu iPhone Fold bakal tersedia untuk dijual di sekitar waktu yang sama atau segera setelah model iPhone 18 Pro dilepas di pasaran.
Meski begitu, laporan Gurman itu bertentangan dengan informasi dari media asal Jepang Nikkei yang menyatakan bahwa penundaan iPhone Fold terjadi akibat permasalahan rekayasa yang dapat mendorong peluncuran perangkat tersebut hingga 2027. Gurman mengatakan bahwa laporan Nikkei "tidak tepat". Adapun laporan Nikkei menjelaskan penundaan perilisan iPhone Fold oleh Apple karena masalah rekayasa yang lebih kompleks dan membutuhkan waktu lebih lama untuk diselesaikan daripada yang diperkirakan.
Hal ini sebenarnya sejalan dengan kabar dua minggu yang lalu dari Gurman, ia mengatakan bahwa iPhone Fold kemungkinan akan dikirimkan lebih lambat daripada iPhone 18 Pro dan 18 Pro Max, tetapi tampaknya rencana Apple telah berubah. Permasalahan iPhone Fold salah satunya adalah desain rumit pada layarnya yang berpotensi membatasi ketersediaan pasokan. Hal ini sejalan dengan informasi dari analis Apple Ming Chi Kuo yang pada Desember 2025 menyebutkan bahwa tantangan produksi dapat membatasi pasokan dan mengakibatkan kekurangan iPhone Fold, tetapi saat ia tidak menyebutkan penundaan peluncuran.
Gurman mengatakan bahwa meskipun Apple saat ini bermaksud untuk mulai menjual iPhone Fold bersamaan dengan iPhone 18 Pro, rencana perusahaan masih mungkin dapat berubah dan "waktu peluncurannya belum final." Produksi massal iPhone Fold belum dimulai, dan perangkat tersebut masih dalam tahap verifikasi teknik. Kemarin, informasi yang bocor menunjukkan bahwa Apple telah memulai produksi percobaan. Dengan banyaknya laporan yang muncul tentang uji coba manufaktur awal, tampaknya Apple sedang menjalankan proses peluncuran standarnya.
Kemungkinan ada lebih banyak orang di pabrik yang merupakan mitra perusahaan telah mendapatkan akses ke perangkat tersebut. Hal ini menyebabkan peningkatan kebocoran dan informasi yang beragam tentang jadwal peluncuran.