Pasar PC rakitan lesu seiring tren penurunan penjualan CPU

Pasar PC Rakitan Mengalami Perlambatan

Menurut Gizmochina pada Selasa (31/3) waktu setempat, data terbaru dari pengecer Jerman Mindfactory menunjukkan penjualan CPU mengalami penurunan terbesar sepanjang masa di pekan ke-13 tahun 2026. Perubahan ini mencerminkan penurunan minat pembelian di pasar PC rakitan, yang dipicu oleh kenaikan harga komponen seperti CPU, GPU, RAM, dan penyimpanan. Konsumen mulai memperlambat keputusan beli atau memperbarui perangkat komputer pribadi mereka.

Konsumen Lebih Selektif dalam Pemilihan Komponen

Kondisi harga yang terus meningkat mengarah pada kebijakan konsumen untuk menunda pembelian atau memilih komponen dengan kualitas memadai namun biaya lebih rendah. Banyak pengguna lebih mempertimbangkan harga stabil ketimbang membeli platform terbaru yang membutuhkan teknologi DDR5. Meski begitu, permintaan untuk CPU generasi lama seperti lini Ryzen AMD tetap tinggi karena kompatibilitas dengan memori DDR4 serta kinerja yang masih memenuhi kebutuhan sehari-hari.

AMD Tetap Unggul di Pasar CPU

Dalam kondisi lesunya penjualan, AMD masih memegang dominasi pasar dengan pangsa sekitar 89 persen. Sementara Intel hanya mampu mencapai kurang dari 11 persen, meski memperkenalkan seri Core Ultra 200S Plus. Prosesor terbaru Intel belum mampu menggairahkan kembali permintaan, sedangkan AMD berhasil menjaga daya tarik produk lama dengan harga kompetitif dan performa yang tidak tergantikan.

Tren Pasar dan Prospek Masa Depan

Analisis tren pasar menunjukkan bahwa minat terhadap PC rakitan belum hilang sepenuhnya. Namun, konsumen kini lebih memilih berhati-hati dalam membeli komponen, terutama jika harga belum stabil. Perkembangan industri PC rakitan ke depan akan sangat bergantung pada perbaikan harga komponen di tingkat global, yang diperkirakan menjadi katalis untuk memulihkan aktivitas belanja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *