Solving Problems: Anthropic siapkan model AI untuk tangkal serangan siber
Jakarta – Perusahaan teknologi Anthropic menjalankan inisiatif yang disebut Project Glasswing dalam upaya untuk menangkal serangan siber berbasis kecerdasan artifisial ( Artificial Intelligence /AI) menggunakan model AI. Menurut warta Engadget pada Rabu, inisiatif tersebut ditujukan untuk "mengamankan perangkat lunak paling penting di dunia" dari serangan berbasis AI. Upaya tersebut dilaksanakan bermitra dengan perusahaan teknologi dan organisasi besar seperti Amazon Web Services, Apple, Broadcom, Cisco, CrowdStrike, Google, JPMorgan Chase, Linux Foundation, Microsoft, NVIDIA, serta Palo Alto Networks.
Dalam pelaksanaan Project Glasswing, perusahaan dan organisasi yang terlibat akan memanfaatkan model AI terbaru Anthropic bernama Claude Mythos yang belum dirilis untuk meningkatkan proyek keamanan siber masing-masing. Mythos adalah model serbaguna untuk sistem AI Claude milik Anthropic yang menurut klaim perusahaan memiliki kemampuan pengodean dan penalaran agen yang kuat. Anthropic mengklaim model AI tersebut telah menemukan ribuan celah keamanan siber yang dapat dieksploitasi, termasuk pada berbagai sistem operasi dan peramban web.
Meskipun tidak secara khusus dilatih untuk pekerjaan keamanan siber, menurut perusahaan Claude Mythos dapat digunakan untuk memindai sistem perangkat lunak pihak pertama dan sumber terbuka guna mencari kerentanan kode. Perusahaan menyatakan ingin mulai menggunakan alat-alatnya secara defensif untuk mencegah penyalahgunaan AI yang dapat menyebabkan konsekuensi serius bagi perekonomian dan keamanan. Anthropic termasuk perusahaan AI yang menyoroti masalah etika dalam pengembangan teknologi kecerdasan buatan. Awal tahun ini Anthropic menolak permintaan untuk menghapus pembatasan pada layanannya yang digunakan untuk kepentingan Departemen Pertahanan Amerika Serikat.
Keputusan tersebut membuat Departemen Pertahanan Amerika Serikat memberikan sanksi kepada Anthropic dengan menetapkan perusahaan sebagai "risiko rantai pasok."