Key Strategy: Tenis putri lolos playoff Piala BJK, PELTI siapkan program lanjutan

Tim Tenis Putri Indonesia Melaju ke Playoff Piala BJK, PELTI Siapkan Strategi Selanjutnya

Jakarta – PERSATUAN TENIS SELURUH INDONESIA (PELTI) sedang merancang strategi baru guna mendukung tim nasional tenis putri yang berhasil mencapai babak playoff qualifier Piala Billie Jean King (BJK). Sekretaris Jenderal PELTI, Andi Fajar, menjelaskan bahwa federasi terus berusaha memperkaya pengalaman para atlet, khususnya untuk pemain yang belum banyak mengikuti kompetisi internasional.

“Program pelatihan telah dimulai. Para pemain akan memilih kompetisi yang dapat memberikan poin maksimal,” ujar Andi kepada ANTARA melalui telepon di Jakarta, Minggu.

Dalam persaingan ketat Grup I Asia Oceania di New Delhi, India, antara 7 hingga 11 April, Indonesia mencatatkan kemenangan 4-1. Tim putri memperoleh poin dari kemenangan atas Selandia Baru, Mongolia, India, dan Korea, meski harus kalah dari Thailand di hari terakhir.

“Selamat untuk tim yang berhasil melangkah ke fase selanjutnya. Ini perjuangan luar biasa, karena mereka menunjukkan solidaritas dan kemampuan untuk berada di peringkat kedua,” kata Andi.

Keberhasilan ini menjadi momen penting setelah periode panjang tanpa pencapaian serupa sejak 2004. Andi menilai pembentukan tim tenis putri yang kompetitif di ajang bergengsi membutuhkan proses berkelanjutan dan konsistensi dalam pembinaan.

“Ini perjalanan yang memakan waktu. Turnamen ini termasuk salah satu yang paling penting dalam tenis putri,” ujar Andi.

PELTi juga berencana mengoptimalkan kesiapan tim sebelum babak playoff qualifier Piala BJK yang akan berlangsung November mendatang. Federasi akan memantau hasil dari negara-negara kuat seperti Jepang, Amerika Serikat, Australia, Kanada, Slovenia, Polandia, serta Swiss atau Ceko.

“Kita menunggu hasil undian untuk menentukan lawan berikutnya,” tutur Andi.

Dalam rangka memperkuat basis pemain, PELTI mengirimkan Anjali Junarto dan Meydiana Laviola ke turnamen internasional, minimal kategori W15, untuk menambah pengalaman dan poin. Kedua atlet dijadwalkan berlaga di Singapura dan Malaysia dalam waktu dekat.

Program yang dijalankan saling terkait, termasuk sebagai persiapan untuk ajang multievent seperti Asian Games 2026. Andi yakin hasil yang diraih tim putri membuka peluang besar bagi Indonesia dalam kompetisi Asia, baik untuk nomor tunggal maupun ganda.

“Kami optimistis, peluang di sektor putri cukup terbuka. Yang terpenting, atlet tetap dalam kondisi prima dan terhindar dari cedera,” pungkas Andi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *