Pegula satu langkah lagi untuk pertahankan gelar Charleston Open

Pegula Satu Langkah Menuju Pertahankan Gelar Charleston Open

Jakarta – Petenis asal Amerika Jessica Pegula kini hanya tinggal satu babak lagi untuk mempertahankan gelar Charleston Open. Kemenangan berupa skor 6-4, 5-7, 6-3 atas Iva Jovic dalam semifinal, Minggu WIB, membawanya ke babak final untuk kedua kalinya secara beruntun. Ini merupakan kemenangan tiga set keempat berturut-turut, yang memperkuat posisinya sebagai juara bertahan menghadapi Yulia Starodubtseva, petenis yang tampil di babak puncak untuk pertama kalinya.

Perjalanan Berliku ke Final

Pertandingan semifinal berlangsung ketat, dengan kedua pemain hanya mampu mengubah delapan dari 30 peluang break point. Jovic tampil dominan di awal, mengambil alih momentum setelah menguasai sembilan dari sepuluh poin pertama. Namun, Pegula berhasil bangkit, mempertahankan servisnya dan menyamakan skor 3-3. Ia kemudian menang tiga set beruntun, mempercepat kemenangan dalam waktu 61 menit.

“Seringkali saya merasa sangat lelah, tapi rasa itu justru membuat saya lebih fokus bermain. Kedengarannya buruk, tapi saya tidak mudah frustrasi atau takut,” ungkap Pegula setelah pertandingan, seperti dilaporkan WTA.

Di set kedua, Jovic menunjukkan dominasi lebih kuat, memaksa tiebreak setelah Pegula menyelamatkan dua break point. Ketika Jovic memimpin 2-0 di set ketiga, Pegula kembali menunjukkan ketangguhan, membalikkan defisit dengan empat kali menang berturut-turut. Kemenangan ini menjaga peluangnya untuk mempertahankan trofi, dengan Starodubtseva sebagai lawan yang menantikan.

Statistik dan Prestasi

Kemenangan ini meningkatkan catatan Pegula menjadi 10-1 dalam pertandingan tiga set musim ini, serta memperbarui rekor kemenangan ke-23 di 2026. Angka ini sejajar dengan Aryna Sabalenka, yang menjadi pemain dengan kemenangan terbanyak di WTA Tour tahun ini. Pegula akan menghadapi final ke-11 dalam karirnya, sementara Starodubtseva, yang masuk babak utama lewat pengunduran diri lawan, berpeluang meraih gelar pertamanya di level tur.

“Saya sudah menontonnya beberapa kali, tapi belum pernah bertemu langsung. Dia suka bermain di tanah liat, sangat terampil. Tapi saya tahu ini akan sulit,” kata Pegula, merujuk pada lawannya di final.

Starodubtseva tampil sebagai finalis pertama dalam sejarahnya, dengan Pegula bertekad mempertahankan gelar. Pertandingan nanti diharapkan menjadi ujian berat bagi petenis yang kini menduduki peringkat 89 dunia. Dengan kemenangan konsisten, Pegula semakin dekat untuk menjaga kejayaannya di Charleston.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *