Sinner masih tak percaya menangi empat ATP Masters 1000 beruntun

Sinner Masih Tak Percaya Menangi Empat ATP Masters 1000 Beruntun

Jakarta – Jannik Sinner, petenis asal Italia, baru saja mengklaim kemenangan di Monte-Carlo Masters, Minggu (12/4), yang membuatnya mencatatkan gelar keempat secara beruntun di ajang ATP Masters 1000. Pencapaian ini menegaskan dominasinya dalam beberapa bulan terakhir, terutama setelah sukses di Indian Wells dan Miami Open. Dalam perjalanan ke final di Monte-Carlo, Sinner mengalahkan Carlos Alcaraz, rival tangguh yang dikenal sebagai salah satu pemain muda paling berpotensi di dunia.

Seperti yang diungkapkan Sinner, kemenangan ini membawa perubahan besar dalam karier pribadinya. Ia berhasil meraih gelar pertama di lapangan tanah liat dan menjadikan total kemenangan dalam sejarahnya mencapai delapan. Hasil ini juga mengembalikan namanya ke posisi peringkat No.1 dunia. “Setiap hari saya berusaha meningkatkan kemampuan, dan akhirnya berhasil mencapai tingkat yang lebih baik,” tutur Sinner.

Saya sangat terkejut dan masih merasa tidak percaya atas pencapaian ini, yang sangat berarti bagi saya,” ujar Sinner, dikutip dari ATP pada Senin. “Saya butuh waktu untuk sepenuhnya memahami apa yang telah terjadi.”

Berikutnya, Sinner menyebutkan bahwa perubahan kecil dalam pola permainannya telah berdampak signifikan. “Kami memperbaiki hal-hal sederhana, sangat kecil, dan itu yang membuat perbedaan,” katanya. Kemenangan melawan Alcaraz, terutama, menjadi momen penting karena menambah catatannya menjadi 7-10 dalam pertandingan head-to-head melawan pemain Spanyol itu.

Sepanjang musim 2026, Sinner mencatatkan catatan 24-2 menurut indeks menang/kalah ATP. Ini membawa perhatian dunia, terutama setelah Alcaraz, yang baru saja meraih Career Grand Slam di Australian Open dan mengumpulkan 17 kemenangan beruntun di lapangan tanah liat, mencapai final dengan hanya kehilangan satu set dalam perjalanan.

Dalam upacara penyerahan trofi, Sinner tak lupa mengapresiasi performa Alcaraz. “Carlos, kamu dan timmu terus menunjukkan kemampuan luar biasa setiap tahun,” ujarnya. “Menghadapimu di final, terutama, membuat kemenangan ini lebih istimewa.”

Seperti yang ia sampaikan, Sinner menjadi satu-satunya petenis pria yang bersama Novak Djokovic mampu menang di tiga turnamen Masters 1000 pertama dalam satu musim. Ia menegaskan bahwa fokusnya tetap pada pertandingan berikutnya. “Saya harus siap menerima perbaikan kecil dari lawan, karena itu yang akan menentukan hasil,” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *