What Happened During: Sinner menangi laga pembuka ganda Monte-Carlo Masters bertabur bintang

Sinner Menangkan Laga Pembuka Ganda Monte-Carlo Masters Bertabur Bintang

Monako, Minggu (5/6) – Jannik Sinner dan Zizou Bergs mengunci kemenangan di pertandingan pembuka sektor ganda Rolex Monte-Carlo Masters, menghadapi dua pemain tunggal berbakat, Tomas Machac serta Casper Ruud. Pasangan Italia-Belgia itu memperoleh skor 6-4, 7-5 dalam durasi 83 menit. Kemenangan tersebut diakhiri dengan selebrasi khas, menggenggam tangan dan menaikkan ke atas, sementara masing-masing memandang ke langit sebagai tanda kegembiraan.

Pertandingan Utama Dalam Perjalanan Turnamen

Dikutip dari ATP, Senin, Sinner yang saat ini berada di posisi dua dunia memiliki peluang untuk mengambil kembali gelar nomor satu dari Carlos Alcaraz dalam beberapa hari ke depan. Namun, ia juga menunjukkan antusiasme dalam sektor ganda, berpasangan dengan Bergs untuk pertama kalinya dan berhasil mengantarkan kemenangan pertama mereka di Lapangan Rainier III.

Statistik Pertandingan yang Membuktikan Dominasi

Durasi pertandingan mencatat delapan ace yang dicetak oleh pasangan tersebut, serta empat dari sembilan peluang break point yang berhasil diubah menjadi poin. Kemenangan ini menandai awal yang positif bagi Sinner/Bergs dalam perjuangan mereka untuk meraih kesuksesan di turnamen Masters 1000. Mereka akan menghadapi tantangan berikutnya melawan salah satu dari dua pasangan unggulan, yaitu Stefanos Tsitsipas dan Pavlos Tsitsipas, atau Guido Andreozzi serta Manuel Guinard.

Jiri Lehecka dan Jakub Mensik juga meraih kemenangan di babak pertama, mengalahkan Karen Khachanov serta Andrey Rublev 6-3, 6-4. Kedua pemain asal Ceko tersebut akan melangkah ke pertandingan melawan Christian Harrison dan Neal Skupski, pasangan yang dinobatkan sebagai unggulan keempat.

Kemungkinan Perubahan Peringkat dalam Sengitnya Persaingan Tunggal

Sinner menyadari bahwa sektor tunggal tetap menjadi ajang pertarungan sengit, terutama dalam pertandingan melawan Alcaraz. Jika meraih gelar di Monako, ia bisa kembali ke posisi nomor satu. Sinner sebelumnya pernah mencapai babak semifinal, sedangkan Alcaraz menjadi juara bertahan setelah meraih trofi tahun lalu.

“Saya tahu posisi, situasi, dan skenario yang ada, tapi bukan hanya satu turnamen yang akan menentukan siapa yang menjadi pemuncak atau pemuncak kedua,” ujar Sinner, dikutip dari ATP. “Ini adalah turnamen yang saya sukai, dan saya berharap bisa memenangkan sebanyak mungkin pertandingan, meski masih ada turnamen lain yang akan segera datang.”

Dalam ATP Live Race To Turin, hanya 50 poin yang memisahkan Alcaraz di peringkat pertama dari Sinner di posisi kedua. Hal ini menegaskan betapa ketatnya persaingan untuk gelar juara akhir tahun. Sinner menekankan bahwa tujuannya tetap menjadi memenangkan trofi, meski poin-poin tersebut tidak terlalu berpengaruh dalam jangka panjang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *