Empat Rumah Hangus Dilalap Api – Kebakaran Kapuas Landa Permukiman Padat Penduduk

Kebakaran Kapuas Merusak Empat Rumah, 8 KK Terdampak

Kebakaran di Kapuas pada Sabtu (5/4) menghancurkan empat unit rumah di kawasan padat penduduk Jalan Anggrek Gang VII, RT 16, Kelurahan Selat Tengah, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Insiden ini menyebabkan delapan Kepala Keluarga (KK) atau total 21 jiwa kehilangan tempat tinggal. Kerugian material pun tercatat signifikan, dengan sejumlah rumah lain mengalami kerusakan akibat jilatan api.

Pemicu kebakaran Kapuas masih dalam penyelidikan oleh pihak kepolisian. Kepala Pelaksana BPBD Kapuas, Pangeran S. Pandingan, mengonfirmasi kejadian berdasarkan laporan dari Pusdalops-PB BPBD. Api menyebar cepat di permukiman padat, mengakibatkan kepanikan di kalangan warga setempat.

Tim gabungan pemadam kebakaran dan TRC BPBD segera tiba di lokasi untuk memadamkan api. Meski demikian, akses yang kurang memadai membuat proses pemadaman sempat mengalami hambatan. Saat ini, BPBD sedang melakukan pendataan korban agar bantuan bisa disalurkan tepat sasaran.

Bantuan Mendesak Siap Dikirim

BPBD Kapuas memprioritaskan distribusi bantuan kebutuhan pokok, seperti makanan, selimut, dan pakaian layak pakai. Langkah ini bertujuan untuk meringankan beban para korban. Pangeran S. Pandingan menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan dukungan, sambil mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko kebakaran.

“Pemicu utama kebakaran sering kali berasal dari korsleting listrik, terutama saat rumah kosong. Warga diminta mengecek peralatan elektronik dan kabel sebelum meninggalkan tempat tinggal,”

Dalam bulan ini, Kapuas telah mengalami beberapa insiden kebakaran serupa. Pangeran S. Pandingan menyoroti pentingnya pencegahan, termasuk memeriksa kompor atau lilin yang berpotensi memicu kebakaran. Kesadaran kolektif masyarakat dianggap krusial untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Sebagai tambahan, kebakaran di Cengkareng dini hari tadi juga meluluhlantakkan empat rumah dan tiga lapak di Pedongkelan Belakang, menyebabkan belasan warga kehilangan tempat tinggal. Diduga kuat, api berasal dari korsleting listrik. Insiden **Kebakaran Kontrakan Cipinang Muara** di Jakarta Timur menunjukkan pola serupa, dengan empat unit kontrakan hangus terbakar akibat gangguan listrik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *