Key Discussion: Titik Banjir di Jakarta Pagi Ini, Sabtu 4 April 2026

Titik Banjir di Jakarta Pagi Ini, Sabtu 4 April 2026

Berdasarkan laporan terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, ada 12 Rukun Tetangga (RT) dan 4 ruas jalan yang mengalami genangan air, dengan mayoritas wilayah terkena berada di Jakarta Barat serta Jakarta Selatan. Banjir yang terjadi sejak tadi malam membuat sejumlah area terendam hingga pagi hari, Sabtu (4/4).

Penyebab dan Ketinggian Genangan

Genangan di sejumlah wilayah disebabkan oleh hujan lebat dan luapan dari Kali Pesanggrahan serta Kali Angke. Ketinggian air mencapai 30 hingga 40 cm di beberapa RT. Pada saat yang sama, beberapa ruas jalan tergenang, seperti:

  • Jalan Ciledug Raya (depan pom bensin Shell) di Kelurahan Petukangan Selatan, Kecamatan Pesanggrahan.
  • Jalan Strategi Raya di Kelurahan Joglo, Kecamatan Kembangan.
  • Jalan Basoka Raya di Kelurahan Joglo, Kecamatan Kembangan.
  • Jalan H.R. Rasuna Said di Kelurahan Kuningan Barat, Kecamatan Mampang Prapatan.

Ketinggian air di beberapa ruas jalan mencapai 15 hingga 55 cm.

“BPBD DKI mengimbau masyarakat tetap berhati-hati dan waspada terhadap risiko genangan. Dalam situasi darurat, segera hubungi layanan 112 yang gratis dan beroperasi 24 jam non-stop,” jelas dalam keterangan resmi.

Upaya Penanganan Banjir

BPBD DKI Jakarta mengerahkan tim pemantau untuk mengawasi kondisi genangan di setiap area terdampak. Selain itu, instansi terkait seperti Dinas SDA, Dinas Bina Marga, dan Dinas Gulkarmat bekerja sama dalam melakukan penyedotan air dan memastikan saluran drainase berfungsi optimal. Genangan diperkirakan surut dalam waktu singkat.

Hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak dini hari Jumat (20/2/2026) menyebabkan banjir di beberapa lokasi. Pada Jumat petang, 23 Januari 2026, 126 RT di lima wilayah Jakarta masih terendam, dengan ketinggian air melebihi satu meter di titik tertentu. Banjir kembali meluas pada Jumat pagi, merendam 125 RT dan 14 ruas jalan di empat area kota.

Pada Jumat (23/1/2026), jumlah RT tergenang mencapai 143, bersamaan dengan 16 ruas jalan, akibat hujan tinggi dan luapan sungai. Hingga Minggu malam, Jakarta Utara masih terdampak, dengan 4 RT dan 12 ruas jalan tergenang. BPBD DKI terus berupaya mempercepat penyurutan air.

Selain RT, Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menyatakan genangan akibat kawasan tergenang mulai terjadi sejak Sabtu (21/3) sore. Banjir kiriman dari wilayah Depok merendam sepuluh Rukun Warga (RW) di Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, yang memicu evakuasi warga rentan.

Langkah Pemerintah dalam Mengatasi Banjir

Pemerintah Kota Jakarta Barat mengambil langkah tegas untuk menertibkan bangunan yang berdiri di atas saluran air di Tegal Alur, Kalideres, demi meningkatkan efisiensi drainase dan mengurangi risiko banjir. Sementara itu, Pemerintah Provinsi DKI memastikan seluruh infrastruktur pengendali banjir, seperti pompa dan polder, beroperasi maksimal guna mengantisipasi cuaca ekstrem.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta mengusulkan pemanfaatan aset optimal untuk memperkuat infrastruktur lingkungan, khususnya di Jakarta Barat, serta membangun fasilitas pengelolaan sampah modern.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *