Key Strategy: Percasi Banyumas Berharap Unsoed Gelar Turnamen Norma Master untuk Tingkatkan Pembinaan Atlet Catur

Percasi Banyumas Berharap Unsoed Gelar Turnamen Norma Master untuk Tingkatkan Pembinaan Atlet Catur

Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Banyumas mengungkapkan harapan agar Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto dapat melaksanakan turnamen Norma Master. Harapan ini disampaikan oleh Wakil Ketua Percasi, Prof. Bambang Hartoyo, saat membuka Soedirman Open Chess Tournament (SOCT) V Tahun 2026 di Auditorium Fakultas Biologi Unsoed, Purwokerto, pada hari Minggu (12/4).

Sukses Turnamen Lokal Menjadi Basis Kesiapan Porprov

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Bambang juga menyebutkan bahwa ajang SOCT V telah menjadi bagian penting dari upaya mengasah kemampuan pecatur muda. Turnamen ini menarik partisipasi sebanyak 200 peserta, terdiri dari 40 atlet tingkat SD dan 160 peserta kategori Open. Peserta berasal dari provinsi seperti Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Jawa Barat, serta Jakarta, menunjukkan cakupan partisipasi yang luas.

“SOCT V ini tidak hanya kompetisi, tapi juga bagian dari pembinaan atlet lokal,” ujar Prof. Bambang.

Turut serta dalam SOCT V, dua dari tiga atlet yang dipersiapkan untuk mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang. Partisipasi mereka dijadikan kesempatan untuk mengukur kemampuan dan beradaptasi sebelum menghadapi ajang yang lebih besar.

Histori dan Tantangan Penyelenggaraan Norma Master

Turnamen Norma Master, yang dianggap krusial bagi pecatur yang ingin meraih gelar internasional, sebelumnya telah direncanakan dua kali sejak masa sebelum reformasi. Rencana terakhir pada 2019 sempat tertunda karena pandemi COVID-19 yang menghambat berbagai kegiatan. Kini, Percasi Banyumas kembali memohon dukungan Unsoed untuk merealisasikan turnamen ini.

“Dengan kondisi saat ini, turnamen ini bisa menjadi dorongan signifikan bagi catur daerah,” tambah Prof. Bambang.

Pihak rektorat Unsoed telah menyatakan siap mendukung penuh, baik secara fasilitas, waktu, maupun finansial. Sinergi ini diharapkan mampu mempercepat pembinaan atlet catur di Banyumas. Dukungan dari kampus menjadi bagian kunci untuk mewujudkan ajang tingkat nasional ini.

Peluang Agustiar Sabran Memimpin PB Percasi

Sementara itu, Agustiar Sabran dinilai memiliki peluang besar untuk memimpin Pengurus Besar Percasi (PB Percasi) periode 2026-2030. Dukungan mayoritas Pengprov se-Indonesia menjadi faktor penggerak dalam upaya membawa catur nasional ke level prestasi yang lebih tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *