Latest Program: Selain Butuh Striker Nomor 9 Lagi, Timnas Indonesia Asuhan John Herdman juga Perlu Gelandang Kreatif

Selain Butuh Striker Nomor 9 Lagi, Timnas Indonesia Asuhan John Herdman juga Perlu Gelandang Kreatif

Menurut eks mantan pemain Timnas Indonesia, Aris Indarto, ada dua aspek yang menjadi fokus peningkatan bagi Tim Garuda. Dalam wawancara terbarunya lewat kanal YouTube Nusantara TV, ia menyebut bahwa penambahan gelandang kreatif dan striker berkualitas tinggi adalah kebutuhan mendesak. Masalah striker yang terus menghantui tim nasional sejak era pelatih sebelumnya, seperti Patrick Kluivert dan Shin Tae-yong, masih terasa hingga saat ini.

Timnas Indonesia kini lebih bergantung pada Ole Romeny sebagai satu-satunya pilar di lini depan. Kekurangan pemain dengan nomor punggung 9 membuat keberadaan Romeny tetap menjadi penentu performa. Aris Indarto menilai pemain lokal belum mampu menyamai kualitas Romeny, yang dikenal cerdas dalam permainan, baik di posisi nomor 9 maupun 10.

“Secara kualitas, memang agak susah ya. Untuk sekelas Ole Romeny, sangat susah karena kualitasnya berbeda,” kata Aris Indarto.

Pemain berusia 48 tahun ini menjelaskan bahwa Romeny bisa mengembangkan permainan di area lebih lebar, karena lawan cenderung fokus pada penjagaan di posisi penyerang. “Kalau di posisi nomor 10, dia lebih melebar dan bisa muncul dari lini kedua. Ini memberi ruang yang lebih luas untuk bergerak,” tambahnya.

Di luar masalah striker, Aris Indarto juga menekankan pentingnya gelandang kreatif. Ia mengambil contoh pertandingan melawan Bulgaria di babak final FIFA Series 2026, di mana kebutuhan akan umpan yang tepat dan strategi yang beragam menjadi terasa. “Kita membutuhkan gelandang yang bisa menghadirkan variasi, karena pertahanan lawan sering kali sangat rapat,” ujarnya.

John Herdman, pelatih Timnas Indonesia, telah memutuskan untuk mengambil jeda sementara guna mengevaluasi tim secara menyeluruh. Keputusan ini diambil setelah laga-laga di FIFA Series 2026, sekaligus untuk mencari pemain muda potensial di Liga 2. Pelatih berpengalaman ini aktif mengamati para pemain Eropa, seperti Kevin Diks dan Dean James, sebagai bagian dari rencana penguatan skuad Garuda.

Dengan menambah gelandang kreatif, Timnas Indonesia diharapkan mampu menghadapi tim-tim defensif yang sulit ditembus. PSSI memiliki dua pilihan strategis: menaturalisasi pemain keturunan yang bermain di luar negeri atau mencari striker lokal dari BRI Super League. Langkah ini diperlukan agar performa tim bisa meningkat secara signifikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *