Main Agenda: Bantuan Rumah Sitaro: 1.000 Unit Program BSPS dari Presiden untuk Warga Kepulauan
Bantuan Rumah Sitaro: 1000 Unit Program BSPS dari Presiden untuk Warga Kepulauan
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, bersama masyarakat setempat menyambut positif inisiatif bantuan perumahan yang diselenggarakan melalui Program BSPS. Bantuan ini memberikan solusi untuk memperbaiki kondisi hunian layak di wilayah kepulauan yang masih terbatas. Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) serta Presiden memastikan program ini menjadi respons atas kebutuhan masyarakat yang memprihatinkan.
Komitmen Pemerintah Pusat untuk Wilayah Terpencil
Program Peningkatan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang disalurkan melalui skema Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dianggap sebagai langkah strategis. Bupati Sitaro, Chintya Ingrid Kalangit, menegaskan bahwa bantuan ini sangat dibutuhkan oleh warga kurang mampu, terutama di daerah terpencil. “Kehadiran program ini memberi harapan baru bagi keluarga yang tinggal di rumah tidak layak,” kata Kalangit.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Sitaro telah mengajukan proposal ke Gubernur Sulawesi Utara, yang kemudian disampaikan ke Presiden dan Kementerian PKP. Proposal tersebut akhirnya terealisasi setelah Menteri PKP Maruarar Sirait dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian melakukan kunjungan ke Sitaro pada Jumat (10/4). Kehadiran mereka memastikan bantuan sebanyak 1.000 unit rumah dapat diturunkan langsung ke masyarakat.
Wakil Bupati Sitaro, Heronimus Makainas, mengapresiasi sinergi antara pemerintah daerah dan pusat. Ia menyatakan bahwa program ini menjadi bukti dukungan kuat dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. “Ini hasil perjuangan bersama dan kerja sama berbagai pihak,” tambah Makainas.
Distribusi Alokasi dan Dampak Sosial
Dari total 1.000 unit, 700 dialokasikan untuk kawasan perbatasan, sementara 300 untuk area non-perbatasan. Pembagian ini menunjukkan upaya pemerintah untuk mewujudkan keseimbangan pembangunan di seluruh Indonesia. Pernyataan Mendagri Tito Karnavian menegaskan bahwa program ini adalah instruksi langsung Presiden untuk memastikan kehadiran negara di tengah masyarakat.
“Dari total 400 ribu program perumahan nasional, sebanyak 15 ribu unit dialokasikan khusus untuk kawasan perbatasan,” jelas Tito Karnavian.
Salah satu penerima bantuan, Han Pumpente dari Kelurahan Bebali, menyampaikan rasa terima kasih. Ia mengungkapkan bahwa bantuan ini menjawab doa yang telah lama dipanjatkan. “Ini karena anugerah Tuhan. Terima kasih kepada Pak Presiden Prabowo,” ujarnya dengan penuh haru.
Camat Siau Timur, Riki Ronald Lumakeki, juga mengapresiasi upaya pemerintah pusat dan daerah. Ia berharap program serupa dapat berlanjut untuk meringankan beban warga yang terdampak bencana. Selain itu, pemerintah menyediakan relokasi bagi 98 kepala keluarga korban banjir bandang di lahan seluas 2,5 hektare yang telah disiapkan oleh Kabupaten Sitaro.
Komitmen pemerintah Indonesia terus ditegaskan untuk mempercepat pembangunan daerah perbatasan, termasuk Kepulauan Siau Tagulandang Biaro. Langkah ini bertujuan memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus memastikan tidak ada daerah yang tertinggal.