Main Agenda: Hendak ke Posko, Pegawai BPBD Makassar Tewas Ditabrak Truk dari Belakang

Hendak ke Posko, Pegawai BPBD Makassar Tewas Ditabrak Truk dari Belakang

Sabtu (11/4) malam, seorang staf Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar, Abubakar Siddik (22), wafat setelah ditabrak oleh truk tronton dari belakang di Jalan Galangan Kapal, Tallo, Makassar. Rekannya, Muh Asnawi Yudha, mengalami cedera. Kecelakaan terjadi saat keduanya berboncengan menuju posko BPBD Makassar yang terletak di lokasi tersebut.

“Dua anggota BPBD, Abubakar Siddik dan Muh Asnawi Yudha Pratama, berboncengan menuju posko Ujung Tanah. Saat perjalanan, mereka ditabrak truk dari belakang,” kata Kepala Pelaksana BPBD Makassar, Muh Fadli Tahar, kepada wartawan di Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Jala Amari, Sabtu (11/4) malam.

Jenazah Abubakar Siddik dibawa ke Kabupaten Bulukumba untuk dimakamkan, menggunakan ambulans BPBD Makassar. Sementara itu, Kepolisian Sektor Tallo, Ajun Komisaris Asfada, menambahkan bahwa kecelakaan mengakibatkan dua korban, satu meninggal dan satu terluka.

“Kami menerima laporan dari warga soal kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan korban wafat. Inisial korban adalah ABS. Truk bergerak dari arah Galangan Kapal ke pelabuhan lalu menabrak mereka,” ujarnya.

Kronologi kejadian berawal saat truk tronton DD 9675 EA melintas dari arah utara ke Jalan Galangan Kapal. Jalur yang menurun membuat kendaraan kehilangan kendali. Diduga rem truk mengalami masalah saat melewati Jembatan Tallo, sehingga menabrak korban yang berboncengan dengan sepeda motor.

Dalam peristiwa tersebut, korban yang meninggal terjatuh dan kepala diduga mengenai aspal. Selain itu, BPBD Makassar juga melaporkan data korban jiwa dalam demonstrasi Makassar yang mencapai empat orang, termasuk pengemudi ojek online. Ada informasi bahwa korban tersebut adalah anggota Polri aktif yang menjabat sebagai Bintara Unit Registrasi dan Identifikasi (Banit Regident).

Sebuah mobil dinas Toyota Innova dengan pelat merah BD 1506 CY ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa setelah tertabrak ban belakang kiri truk. Pengendara, Gus Aab, dalam perjalanan dari Jember ke Yogyakarta untuk menghadiri Konbes NU. Kecelakaan terjadi saat mobil mencoba mendahului truk, lalu kehilangan kendali.

Di Tebet, kecelakaan truk yang mengangkut pasir disebabkan oleh sopir yang mengantuk, menyebabkan kemacetan berkepanjangan. Saat ini, korban dalam keadaan hilang belum ditemukan, dan petugas terus melakukan pencarian. Peristiwa ini dimulai ketika truk Z 9526 TE berhenti di sisi jalan lalu kembali ke jalur, membuat sepeda motor menyalip dan terjatuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *