Meeting Results: KAI Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Keamanan Selama Lebaran 2026, Prioritaskan Keselamatan

KAI Daop 7 Madiun Prioritaskan Keselamatan Meski Terjadi Enam Gangguan Keamanan Selama Lebaran 2026

Sejak 11 Maret hingga 1 April 2026, PT KAI Daop 7 Madiun mengalami enam insiden gangguan keamanan selama masa angkutan Lebaran. Laporan ini menegaskan komitmen perusahaan untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta api. Berbagai peristiwa serius terjadi di jalur rel dan perlintasan sebidang yang dianggap strategis.

Pola Insiden dan Lokasi Fokus Pengawasan

Insiden mencakup korban tertembak kereta api di titik-titik rawan seperti jalur Ngujang–Kras, Ngadiluwih–Kediri, serta Purwoasri–Papar. Selain itu, ada kendaraan yang menemper atau mogok di perlintasan sebidang, termasuk jalur Kertosono–Baron, Saradan–Bagor, dan Caruban–Saradan. Kejadian tersebut menggarisbawahi pentingnya kewaspadaan masyarakat di sekitar area operasional Daop 7.

“Meskipun posko Lebaran telah selesai, pengawasan di titik rawan tetap menjadi prioritas utama. Keselamatan perjalanan tidak boleh berkurang,” ujar Tohari, Manager Humas KAI Daop 7 Madiun.

PT KAI Daop 7 Madiun mengingatkan bahwa jalur kereta api merupakan area steril yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007. Aktivitas di luar batas ini berpotensi mengancam nyawa pengguna jasa transportasi. Komitmen perusahaan terhadap upaya pencegahan kecelakaan melibatkan intensifikasi pembinaan petugas jaga lintasan (PJL) dan inspeksi rutin sebelum serta selama masa libur.

Upaya Mitigasi dan Target Peningkatan Keselamatan

Dalam rangka mencegah kejadian serupa, KAI Daop 7 Madiun menargetkan minimal 12 kegiatan sosialisasi keselamatan per bulan di tahun 2026. Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, mulai dari pelajar hingga komunitas. Selain itu, perusahaan juga berencana menutup delapan perlintasan sebidang yang dianggap berisiko tinggi. Langkah ini bagian dari strategi mitigasi risiko yang lebih terpadu.

Inspeksi dan Persiapan Layanan Selama Lebaran

Direksi PT KAI melakukan tinjauan langsung persiapan layanan kereta api di Blitar dan area Daop 7 Madiun. Hal ini untuk memastikan kelancaran serta keamanan perjalanan selama masa angkutan Idul Fitri. PT KAI Daop 6 Yogyakarta juga terus memperkuat upaya aman dengan inspeksi standar pelayanan minimum dan kolaborasi Basarnas DIY.

Sepanjang 2025, KAI Daop 7 mencatat 24 kecelakaan di perlintasan sebidang dan jalur rel. Sebagian besar insiden dipicu oleh kelalaian pengguna jalan yang menerobos palang pintu atau tidak menghormati sinyal peringatan. Dengan langkah-langkah tersebut, perusahaan berupaya menjaga konsistensi dalam menjaga keselamatan transportasi kereta api dan pengguna jalan di seluruh wilayah operasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *