New Policy: 369 Atlet Bersaing di Kejurnas Shorinji Kempo, Siap Menuju PON 2028
369 Peserta Kompetisi Shorinji Kempo Nasional, Bersiap untuk PON 2028
Kejuaraan Nasional Shorinji Kempo Piala Walikota Jakarta Pusat 2026 menjadi ajang penting bagi 369 atlet yang mengikuti lomba. Mereka menggunakan kesempatan ini untuk mengevaluasi kemampuan serta mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Ajang tersebut diadakan di Jakarta pada hari Sabtu, 12 April 2026, dan menarik perhatian berbagai pihak terkait.
Sejumlah 54 nomor pertandingan dipertandingkan dalam acara ini, yang mencakup kategori pemula, remaja A (SMP), remaja B (SMA), dan dewasa. Struktur kategori dirancang untuk menampung berbagai tahap usia dan kemampuan atlet. Kegiatan ini merupakan yang ketiga kalinya diselenggarakan, menggambarkan komitmen kuat dalam pengembangan olahraga Shorinji Kempo.
“Ini merupakan kesempatan berharga bagi pemuda-pemudi,” kata Wakil Walikota Jakarta Pusat, Eric Phahlevi Zakaria Lumbun, yang memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan acara.
Pemerintah daerah memberikan dukungan penuh untuk menjaga kelangsungan kejuaraan dan kesuksesannya. Selain menjadi wadah kompetisi, acara ini juga berperan sebagai ajang pembinaan atlet muda berbakat. Para peserta diharapkan bisa memanfaatkan momen ini untuk meningkatkan kualitas diri.
Eric Phahlevi Zakaria Lumbun menegaskan bahwa event skala nasional seperti ini akan rutin diselenggarakan setiap tahun. Tujuannya adalah membangun ekosistem pembinaan atlet yang berkelanjutan. Konsistensi penyelenggaraan diharapkan menghasilkan talenta baru di masa depan.
Pembinaan dan Regenerasi Atlet
Ketua Panitia Kejurnas Shorinji Kempo 2026, Abi Sudarya, menyampaikan antusiasme peserta yang sangat tinggi. Tingkat partisipasi menunjukkan potensi besar olahraga ini di Indonesia. Acara ini memang didesain sebagai sarana kompetitif untuk menatap PON 2028.
“Penyertaan nomor pemula, SMP, SMA, hingga dewasa bertujuan memberikan pengalaman bertanding yang bermakna bagi atlet muda,” jelas Abi Sudarya.
Regenerasi atlet menjadi prioritas utama, dengan pementasan kategori pemula (tingkat SD) sebagai bagian dari proses tersebut. Meskipun regenerasi cukup cepat, Abi mengakui bahwa kejuaraan nasional yang menyertakan pemula masih jarang ditemukan. Langkah ini menunjukkan keberanian panitia dalam menumbuhkan bakat jangka panjang.
Persiapan menuju PON 2028 juga menjadi fokus utama. Target kejuaraan ini adalah memperkuat tim daerah di babak kualifikasi PON 2027. Kompetisi ketat diharapkan membantu atlet mengukur kemampuan dan menyempurnakan strategi.
DKI Jakarta berhasil meraih Juara Umum PON Bela Diri 2025 setelah mengumpulkan 42 medali emas dan total 99 medali. Hasil ini mengungguli Jawa Barat. Atlet Kempo yang meraih posisi tiga besar di PON Kudus akan diprioritaskan masuk pelatnas untuk Kejuaraan Dunia.
Kejuaraan Nasional Shorinji Kempo 2026 menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam mengembangkan olahraga tersebut. Dukungan berkelanjutan diharapkan mampu memperkuat basis atlet dan meningkatkan kualitas prestasi di tingkat nasional maupun internasional.