New Policy: Evakuasi Balon Udara Tulungagung: Damkar Amankan Balon Berisi Petasan di Kabel Listrik

Evakuasi Balon Udara di Tulungagung: Petugas Damkar Cegah Bahaya Kebakaran dan Gangguan Listrik

Pada Jumat pagi, sekitar pukul 06.05 WIB, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Tulungagung berhasil mengevakuasi balon udara liar yang terjebak di kabel listrik dan atap rumah warga. Balon tersebut berisi lima petasan dan terbang tanpa kendali sebelum akhirnya menyebabkan kekhawatiran akan risiko kebakaran atau gangguan jaringan listrik di Kelurahan Kutoanyar, Kecamatan Tulungagung, Jawa Timur.

Insiden dimulai saat warga melaporkan balon udara berukuran 2,5 meter yang terbang rendah dan akhirnya mengganggu sistem listrik. Balon terbuat dari bahan plastik mudah terbakar, dengan petasan yang belum meledak menambah kecemasan masyarakat. Tim DPKP langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan, meski api pada balon sudah padam sebelum mereka tiba.

“Balon udara sempat tersangkut di kabel listrik, kemudian jatuh ke atap rumah warga dalam kondisi masih menyala dan disertai ledakan petasan,” ujar Iwan Supriyono, Kepala Seksi Evakuasi dan Penyelamatan DPKP Tulungagung.

Petugas fokus pada evakuasi balon dari kabel listrik serta atap rumah untuk mencegah dampak lebih serius. Prosesnya berjalan lancar tanpa merusak struktur bangunan atau jaringan listrik. Setelah dikeluarkan, area sekitar dicek untuk memastikan tidak ada sisa material berbahaya.

Sebagai tindak lanjut, balon dan petasan diamankan di markas Damkar Tulungagung. DPKP juga berkoordinasi dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk memastikan stabilitas pasokan listrik. “Koordinasi dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan listrik akibat kejadian tersebut,” tambah Iwan.

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat tentang bahaya menerbangkan balon udara liar, terutama di dekat permukiman padat atau saat musim kemarau. DPKP terus mengimbau warga untuk menghindari aktivitas serupa agar mengurangi risiko terhadap keselamatan lingkungan dan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *