New Policy: Jan Olde Targetkan Dewa United Finis Enam Besar BRI Super League Musim Ini
Jan Olde Riekerink Targetkan Dewa United Finis Enam Besar di BRI Super League Musim Ini
Jan Olde Riekerink, pelatih Dewa United, menetapkan target ambisius untuk memperbaiki posisi timnya di klasemen akhir BRI Super League musim ini. Meskipun performa Dewa United mengalami penurunan dalam beberapa pertandingan, pelatih asal Belanda ini tetap optimis dan menegaskan keinginan tim untuk mengakhiri kompetisi di peringkat keenam. Target ini ditetapkan menjelang laga penting melawan Malut United, yang akan digelar pada Minggu malam di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate.
Kinerja Musim Lalu Jadi Dasar Ambisi Baru
Dewa United sukses menjadi runner-up pada musim lalu, hanya terpaut delapan poin dari Persib Bandung yang menjadi juara. Jan Olde Riekerink menegaskan bahwa timnya ingin lebih unggul dari posisi sebelumnya, sekaligus memperkuat konsistensi untuk mencapai hasil yang lebih baik. “Kami tahu target kami; kami ingin berada di posisi yang lebih baik dari sekarang,” kata Jan Olde, seperti yang dilansir dari laman resmi I.League.
Keterpurukan dan Tren Perbaikan
Tim Dewa United sempat kesulitan menembus papan tengah klasemen musim ini, namun mulai menunjukkan kebangkitan. Dalam lima laga terakhir, mereka meraih tiga kemenangan, sehingga kini berada di posisi kesembilan dengan total 37 poin. Meski begitu, Jan Olde Riekerink masih merasa ada ruang untuk peningkatan. Ia mengingatkan bahwa performa yang lebih stabil diperlukan agar target enam besar bisa tercapai.
“Sejujurnya, persiapan saat melawan PSIM tidak begitu bagus dari sisi performa,” ujar Jan Olde.
Pelatih berusia 63 tahun ini juga menyoroti kesalahan-kesalahan yang terjadi dalam pertandingan melawan PSIM Yogyakarta, meskipun Dewa United berhasil menang dengan skor tipis 1-0. Kesalahan tersebut dianggap sebagai titik awal untuk perbaikan. Ia telah memberi instruksi kepada pemain agar tidak mengulangi kesalahan serupa dalam delapan pertandingan sisa musim ini. “Jika kami mengulangi kesalahan fundamental yang sama, kami akan lebih sering kalah,” tegas Jan Olde.
Kesiapan Menghadapi Tantangan di Laga Tandang
Dalam pertandingan melawan Malut United, Dewa United akan tampil tanpa bek andalan mereka, Nick Kuipers, yang harus absen karena sanksi akumulasi kartu. Absennya Kuipers dianggap sebagai tantangan, namun Jan Olde Riekerink yakin skuadnya memiliki kedalaman yang memadai untuk menggantikan peran mantan bek Persib tersebut. Ia juga mengungkapkan opsi pemain seperti Wahyu Prasetyo dan Lowe, yang kini siap dimainkan.
“Kami memiliki beberapa opsi pemain dan mungkin akan menggunakan sistem yang berbeda tanpa Nick,” jelas Jan Olde.
Jan Olde Riekerink optimis bahwa fleksibilitas di lini belakang akan mendukung upaya Dewa United meraih target enam besar. Meskipun musim ini lebih berat dibandingkan musim lalu, ia percaya pada kemampuan tim untuk beradaptasi dan terus berkembang. Dengan strategi yang tepat, pelatih ini berharap Dewa United bisa menjaga asa merangkak ke papan atas klasemen BRI Super League.