New Policy: Pemkot Bengkulu Lanjutkan Pembangunan Gazebo Gratis, Dongkrak Pariwisata Pantai

Pemkot Bengkulu Terus Bangun Fasilitas Gazebo Gratis, Perkuat Daya Tarik Wisata

Kota Bengkulu terus berupaya memperbaiki infrastruktur wisata dengan membangun gazebo gratis di berbagai titik pesisir. Proyek ini meliputi area dari Pantai Pasir Putih hingga Pantai Jakat, bertujuan meningkatkan kenyamanan pengunjung. Langkah ini dirancang untuk menghadirkan ruang istirahat yang lebih aksesibel dan memperkaya pengalaman wisatawan.

Dalam rangka mendukung pengembangan pariwisata, Pemkot Bengkulu mengalokasikan dana sebesar Rp1 miliar dari APBD untuk membangun 100 gazebo. Fasilitas ini disebarkan di sepanjang kawasan Pantai Panjang, memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat sekitar. Dedy Wahyudi, Wali Kota Bengkulu, mengatakan bahwa keberadaan gazebo gratis membantu mengurangi biaya pungutan liar, sehingga meningkatkan kunjungan wisatawan lokal dan mancanegara.

“Gazebo gratis menjadi solusi untuk menciptakan suasana yang nyaman dan menarik bagi pengunjung,” ujar Dedy Wahyudi.

Program ini juga melibatkan kerja sama dari lembaga keuangan, seperti Bank Bengkulu yang menyumbang 20 gazebo dan Bank Indonesia yang berkontribusi 10 unit. Pemkot Bengkulu berharap lebih banyak pihak turut serta dalam meningkatkan kualitas destinasi wisata. Dengan pembangunan ini, kenyamanan wisatawan diharapkan terus ditingkatkan, sekaligus mempercantik tampilan kawasan Pantai Panjang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bengkulu, Noprisman, menyatakan bahwa gazebo gratis berfungsi sebagai fasilitas pendukung utama. Fasilitas tersebut juga membantu mencegah insiden yang pernah terjadi di area pantai beberapa bulan lalu. Selain itu, pembangunan menjadi bagian dari strategi untuk meningkatkan PAD hingga Rp416 miliar pada 2026.

Target Pemkot: Jadi Pusat Wisata yang Ternama

Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menjelaskan bahwa pembangunan gazebo gratis secara langsung meningkatkan daya tarik wisatawan. “Dengan adanya gazebo, wisatawan dapat menikmati pemandangan alam sambil istirahat tanpa biaya tambahan,” tutur Dedy. Ia menargetkan kawasan Pantai Panjang menjadi lokasi yang diminati, dengan wisatawan menginap dan berbelanja, sekaligus mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.

Dalam rangka mewujudkan visi tersebut, Pemkot Bengkulu fokus pada penataan kawasan pesisir dari Pasir Putih hingga Jakat. Upaya ini bertujuan memperkuat fasilitas wisata dan meningkatkan kualitas pengalaman pengunjung. Selain itu, proyek ini juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi, juga melakukan peningkatan aksesibilitas wisata dengan memperbaiki jalan ekowisata mangrove Pantai Pangkal Babu. Langkah serupa di berbagai daerah menunjukkan komitmen untuk mengembangkan sektor pariwisata nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *