New Policy: Realisasi Diskon Tiket Pelni Lebaran 2026 Lampaui Target, Angkut Ratusan Ribu Penumpang
Realisasi Diskon Tiket Pelni Lebaran 2026 Lampaui Target, Angkut Ratusan Ribu Penumpang
Program diskon tiket kapal laut sebesar 30 persen yang diinisiasi PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Persero selama angkutan Lebaran 2026 berjalan sangat sukses. Jumlah penumpang yang terlayani mencapai 467.662 orang, melebihi proyeksi awal yang hanya 445.534. Angka ini mencerminkan respons positif masyarakat terhadap inisiatif pemerintah dalam memberikan akses transportasi lebih terjangkau.
Pelni Pastikan Kuota Diskon Cepat Habis
Direktur Utama Pelni, Tri Andayani, yang biasa dikenal dengan nama Anda, mengonfirmasi bahwa kuota tiket diskon 30 persen habis terjual sebelum jadwal resmi ditutup. Penjualan berakhir pada 3 April 2026, setelah mencapai 92,5 persen penyerapan program. Kebijakan ini dianggap sebagai indikator kuat keberhasilan pemerintah dalam meningkatkan mobilitas rakyat selama masa mudik.
“Habisnya kuota diskon menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap program ini. Mereka memanfaatkannya untuk mengurangi biaya perjalanan,” kata Tri Andayani.
Program diskon dimulai sejak 11 Februari 2026, berlaku untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 5 April. Meski kuota telah habis, Pelni tetap berkomitmen memberikan layanan prima, dengan prioritas keselamatan dan kualitas pelayanan. Target awal program adalah 445.534 penumpang, namun realisasi mencapai 467.662 orang, naik 105 persen.
Kenaikan Penjualan Tiket Capai 101,8 Persen
Per 4 April 2026, total penjualan tiket nasional selama periode 11 Maret–5 April mencapai 487.905, naik 101,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebanyak 479.133 tiket. Peningkatan ini didorong oleh permintaan tinggi pada rute pendek, yang mencerminkan kebutuhan masyarakat akan transportasi laut ekonomis.
PT Pelni Cabang Nabire mencatat 3.350 penumpang menggunakan program diskon selama arus mudik. Selain itu, puluhan ribu penumpang mengalir ke Pelabuhan Tanjung Priok, memperlihatkan kelancaran operasional di tengah masa liburan. Pelni juga memastikan layanan tetap maksimal hingga angkutan Lebaran berakhir pada 6 April 2026.
Komitmen Pelni dan Kementerian Perhubungan
Program diskon merupakan stimulus pemerintah yang diberikan kepada Pelni untuk meningkatkan akses transportasi. Kementerian Perhubungan, sebagai instansi yang mengelola urusan transportasi, menjadi mitra kritis dalam memastikan keberhasilan inisiatif ini. Tri Andayani menegaskan bahwa Pelni akan terus mendukung kebijakan pemerintah dalam memberikan fasilitas transportasi laut yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.
Pelni mengimbau masyarakat yang masih membutuhkan perjalanan menggunakan armada BUMN tersebut untuk segera memanfaatkan sisa kuota diskon. Meski angka penumpang arus balik mulai menurun, pelayanan tetap dijaga optimal hingga akhir masa angkutan Lebaran. Visi pemerintah meningkatkan konektivitas di nusantara didukung oleh komitmen Pelni untuk terus menghadirkan layanan berkualitas.