Solution For: Kecelakaan Bus Damri Sanggau: Satu Penumpang Meninggal Dunia, Diduga Rem Blong

Kecelakaan Bus DAMRI di Sanggau: Satu Penumpang Meninggal, Diduga Rem Blong

Kecelakaan parah terjadi pada Minggu (5/4) siang di wilayah Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, saat bus DAMRI yang beroperasi di rute Sintang-Pontianak melintas di jalur menurun dan berbelok. Insiden tersebut menyebabkan satu korban tewas dan puluhan penumpang terluka. Pihak kepolisian telah mengonfirmasi jumlah korban dan sedang menyelidiki penyebab kecelakaan.

Korban dan Kondisi Bus

Bus Mercedes-Benz dengan plat nomor KB 7710 S mengangkut 31 penumpang, terdiri dari sopir, kernet, dan 29 penumpang. Saat kecelakaan terjadi, mereka sedang dalam perjalanan menuju Terminal Ambawang, Kubu Raya. Terdapat 10 orang mengalami luka berat dan 10 lainnya luka ringan. Semua korban telah dievakuasi dan diberi perawatan intensif di rumah sakit terdekat.

Penyebab Diduga

Menurut keterangan dari Kepala Satuan Lantas Polres Sanggau, Iptu Andiet Tri Hatmojo, kecelakaan ini kemungkinan besar disebabkan oleh kegagalan sistem pengereman. Pengemudi sudah menyadari masalah pada rem sebelum kejadian, tetapi upayanya untuk mengendalikan kendaraan di jalur curam dan tikungan tajam gagal. Bus tiba-tiba oleng ke kiri, lalu terguling hingga mengakibatkan kejadian fatal.

“Diduga sementara rem tidak berfungsi optimal, sehingga kendaraan kehilangan kendali di jalan menurun dan terjadi kecelakaan tunggal,” kata Iptu Andiet Tri Hatmojo.

Kondisi jalan yang menurun dan berbelok turut memperparah situasi. Kecelakaan ini menjadi perhatian utama karena dugaan kegagalan rem menjadi penyebab utama yang diduga. Penyelidikan lanjutan sedang berlangsung untuk mengungkap faktor-faktor penyebab secara jelas.

Respons DAMRI

Manajemen DAMRI Cabang Pontianak menyampaikan duka cita atas kejadian yang menimpa armadanya. Mereka memastikan seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis yang diperlukan. Perusahaan juga berjanji untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap operasional dan keselamatan.

“Kami turut berbelasungkawa yang sebesar-besarnya kepada keluarga korban, serta mendoakan agar seluruh korban yang dirawat dapat segera pulih,” demikian pernyataan resmi manajemen DAMRI.

Pasca-kecelakaan, DAMRI telah mengambil langkah evakuasi penumpang, berkoordinasi dengan rumah sakit, dan memberikan pendampingan kepada keluarga yang terdampak. Proses investigasi akan mencakup pemeriksaan teknis kondisi bus, serta keterangan dari saksi dan korban yang selamat untuk melengkapi data. Hasil penyelidikan diharapkan memberikan kejelasan dan membantu pencegahan kejadian serupa di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *