Special Plan: Panglima TNI Pimpin Pemakaman Militer Mayor Zulmi, Bentuk Penghormatan Terakhir
Panglima TNI Menghadiri Pemakaman Militer Mayor Zulmi sebagai Penghormatan Terakhir
Pada Minggu (5/4), upacara pemakaman militer untuk Mayor Infanteri (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar akan dipimpin langsung oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di Cimahi, Jawa Barat. Acara ini bertujuan memberikan penghormatan tertinggi kepada prajurit yang gugur dalam misi perdamaian di Lebanon.
Jenazah Mayor Zulmi tiba di Tanah Air pada Sabtu (4/4) sekitar pukul 18.00 WIB. Setelah di Bandara Soekarno-Hatta, jenazah melalui upacara penerimaan sebelum diterbangkan ke Bandung, lalu dibawa ke rumah duka di Cikendal, Cipageran, Cimahi Utara. Keluarga langsung menjemput jenazah di Jakarta, dan prosesi di rumah duka meliputi shalat jenazah serta penghormatan sebelum dimakamkan di Taman Makam Pahlawan.
Kehadiran Panglima TNI di acara tersebut menjadi bukti nyata komitmen TNI terhadap penghargaan terhadap prajurit. Prosesi ini tidak hanya menegaskan dedikasi Mayor Zulmi, tetapi juga menggambarkan pengabdian yang luar biasa bagi bangsa dan dunia.
“Presiden Prabowo Subianto menyampaikan penghormatan terakhir dan belasungkawa mendalam kepada tiga prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian UNIFIL,” kata pejabat tinggi yang hadir dalam upacara tersebut.
Majelis Presiden Prabowo dan SBY turut menyaksikan perayaan kematian tiga prajurit TNI yang tewas di Lebanon. Duka mendalam menyelimuti Indonesia atas gugurnya para prajurit saat menjalankan misi PBB, yang memicu perayaan militer penuh kesedihan.
Mayor Zulmi, lulusan Akademi Militer 2015, dikenal sebagai sosok saleh dan penuh dedikasi. Ia gugur dalam tugas mulia sebagai bagian dari misi perdamaian, meninggalkan kenangan baik di kalangan keluarga serta rekan-rekan prajurit. Pemakaman ini juga menegaskan kontribusi Indonesia dalam menjaga stabilitas global.
Prosesi sakral ini menegaskan peran TNI dalam menghormati prajurit yang berkorban. Pemakaman Mayor Zulmi menjadi simbol penghargaan terhadap pengabdian yang tak ternilai harganya, sekaligus mengingatkan pentingnya kesetiaan dalam tugas internasional.