Topics Covered: Menko PM Lepas 200 Pekerja Migran Indonesia ke Jepang Lewat Program SMK Go Global

Menko PM Lepas 200 Pekerja Migran Indonesia ke Jepang Lewat Program SMK Go Global

Jumat (3/4), Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar secara resmi memberangkatkan 200 calon pekerja migran ke Jepang dalam kerangka program SMK Go Global. Acara pelepasan berlangsung di Tangerang, menjadi langkah strategis untuk memperluas kemampuan sumber daya manusia (SDM) Indonesia di pasar global.

Program ini menargetkan 200 lebih pekerja migran yang akan bekerja di sektor manufaktur menggunakan skema Specified Skilled Worker (SSW). Sebagai tahap awal, 50 orang telah diberangkatkan, dengan kontrak kerja berlangsung selama lima tahun. PMI yang diterima berasal dari berbagai sekolah kejuruan di Indonesia, dengan penekanan pada pembekalan keterampilan dan kemampuan berbahasa sebelum berangkat.

Menko PM memastikan para pekerja migran siap menjalani tugas di negara tujuan, sekaligus mengingatkan mereka untuk menjaga integritas, profesionalisme, serta menghormati hukum dan budaya Jepang. Pembiayaan awal program didukung oleh CSR perusahaan BUMN, sebagai fase perencanaan menuju implementasi skema reguler.

Program SMK Go Global mendapat perhatian khusus dari Presiden Prabowo Subianto. Setelah rapat kabinet pada 5 November 2025, instruksi langsung diberikan kepada Menko A Muhaimin Iskandar untuk mendorong kolaborasi antara Indonesia dan Jepang. Langkah ini menjadi fondasi penting bagi pengembangan SDM secara berkelanjutan.

Komitmen Global dan Peluang Masa Depan

Menko PM menekankan bahwa PMI diharapkan menjadi agen transformasi ekonomi setelah kembali ke tanah air. Mereka berperan krusial dalam pembangunan nasional, sejalan dengan visi peningkatan standar kerja Indonesia secara internasional. Negara maju seperti Jepang, Korea Selatan, hingga Eropa membutuhkan tenaga ahli, membuka peluang besar bagi generasi muda Indonesia.

Cak Imin meyakini, peluang kerja bagi tenaga terampil Indonesia di luar negeri sangat besar, terutama di negara-negara maju seperti Jepang, Korea Selatan.

Sebagai bagian dari strategi nasional, pemerintah bersiap meluncurkan skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pekerja Migran pada Maret 2026. Inisiatif ini bertujuan memberikan akses pembiayaan mudah kepada calon PMI, sekaligus memperkuat program SMK Go Global. Selain itu, MoU antara Indonesia dan Prefektur Kagawa, Jepang, menandatangani penempatan 2.000 PMI di berbagai bidang, memperluas kesempatan kerja bagi SDM nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *