Topics Covered: Pertamina Apresiasi Polda Jambi Ungkap Penyalahgunaan BBM Subsidi, Perketat Pengawasan Distribusi
Pertamina Apresiasi Polda Jambi Ungkap Penyalahgunaan BBM Subsidi, Perketat Pengawasan Distribusi
Polda Jambi berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi yang terjadi di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kabupaten Bungo, Jambi. Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel memberikan dukungan penuh terhadap upaya ini, yang dianggap sebagai langkah penting untuk memastikan BBM subsidi mencapai masyarakat yang berhak. Area Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, mengungkapkan apresiasi terhadap keberhasilan penyelidikan oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi.
Pertamina menyatakan komitmennya untuk menghormati seluruh proses hukum yang berjalan, serta terus berperan dalam menindaklanjuti kasus penyalahgunaan BBM subsidi. Kami sangat menghargai upaya penegakan hukum yang dilakukan aparat kepolisian, karena ini menjadi bentuk pemberantasan praktik ilegal yang merugikan negara dan masyarakat.
Penyalahgunaan BBM subsidi dianggap serius karena dapat mengganggu stabilitas pasokan dan keadilan distribusi energi. Untuk mencegah hal tersebut, Pertamina memperketat pengawasan distribusi melalui sistem digitalisasi. Langkah ini mencakup monitoring langsung di lokasi dan pemanfaatan teknologi CCTV di setiap SPBU.
Sebagai bagian dari upaya transparansi, Pertamina juga menerapkan Program Subsidi Tepat dengan menggunakan QR Code. Sistem ini dirancang agar masyarakat bisa menjaga kerahasiaan barcode mereka dan mencegah penyebaran ke pihak yang tidak berwenang. Proses pendaftaran dan pengelolaan barcode disarankan dilakukan mandiri.
Pertamina mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif memantau distribusi BBM subsidi. Jika ditemukan indikasi penggunaan barcode oleh pihak tidak berhak, masyarakat diminta langsung melakukan reset ulang. Laporan dari warga menjadi sumber informasi penting untuk mengungkap penyimpangan.
Kepolisian Daerah Jambi mengambil tindakan tegas dengan memperketat pengawasan distribusi BBM, setelah menerima keluhan masyarakat tentang antrean panjang dan risiko gangguan stok. Sementara itu, Gubernur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa penyaluran BBM subsidi di Jatim berjalan sesuai regulasi dan tepat sasaran.
Dalam pernyataannya, Rusminto Wahyudi menekankan bahwa Pertamina tidak hanya mengapresiasi tindakan hukum, tetapi juga memperkuat kerja sama dengan pemangku kepentingan seperti pemerintah daerah dan instansi terkait. Sinergi ini bertujuan menjaga distribusi BBM bersubsidi lancar, aman, dan tepat sasaran di seluruh wilayah. Pertamina juga siap memberikan sanksi tegas kepada penyalur yang melanggar aturan.