Topics Covered: Potensi Banjir Rob 5-9 April 2026, BPBD Imbau 11 Kelurahan di Pesisir Jakarta Waspada

Potensi Banjir Rob di Jakarta: BPBD Imbau Warga Waspada

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta memberikan peringatan terkait risiko banjir rob yang diprediksi terjadi pada 5-9 April 2026. Pemicunya adalah fenomena pasang air laut maksimum yang terjadi bersamaan dengan fase bulan purnama, yang berpotensi meningkatkan tinggi muka air laut secara signifikan.

Menurut Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, puncak pasang tinggi akan terjadi pada jam 23.00 hingga 02.00 WIB. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat pesisir, terutama saat waktu-waktu puncak pasang di pagi hari, karena fenomena ini bisa menyebabkan banjir rob di sejumlah titik.

“Masyarakat pesisir diminta meningkatkan kewaspadaan dan memastikan sistem drainase berfungsi optimal agar genangan tidak meluas,” kata Isnawa Adji.

BPBD mencatat 11 kelurahan di Jakarta Utara berpotensi terkena dampak banjir rob, meliputi Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, dan Tanjung Priok. Selain itu, seluruh wilayah Kepulauan Seribu juga terancam.

Peringatan Dini Sebelumnya

Sebelumnya, BPBD juga meluncurkan peringatan dini banjir rob hingga 20 Januari 2026 akibat pasang maksimum dan fase bulan baru. Masyarakat dianjurkan bersiap menghadapi risiko banjir rob pada periode 3–15 November 2025 serta 8 hingga 15 Oktober 2025.

Pada 22 Agustus 2025, BPBD mengimbau warga pesisir tetap waspada terhadap kemungkinan banjir rob yang terus mengancam. Informasi ini didasarkan pada prediksi BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Tanjung Priok.

Solusi Mitigasi Banjir Rob

BPBD DKI Jakarta juga memaparkan langkah strategis untuk mengatasi banjir rob. Salah satunya adalah pembangunan Rumah Pompa Kalimas dengan kapasitas 1 meter kubik per detik, yang diresmikan Pelindo Regional 3 Sub Regional Jawa. Proyek ini bertujuan memastikan kelancaran operasional pelabuhan Surabaya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menyerahkan bantuan RTLH Demak rob kepada warga di Dukuh Kongsi, Desa Purworejo. Ia menekankan perlunya percepatan usulan desa agar manfaat bantuan segera dirasakan. Anggaran telah disiapkan untuk penanganan rob berkelanjutan di Demak.

Menteri Pekerjaan Umam Dody Hanggodo mengingatkan pentingnya normalisasi muara sungai serta sistem drainase di Pantura Barat, termasuk sungai Citarum, Ciliwung, dan Cisadane, untuk mencegah banjir rob dan kerusakan jalan. BMKG juga mengimbau masyarakat waspada terhadap dampak Pasang Maksimum air laut, terutama di pesisir Kaltim yang diprediksi mengalami pasang tinggi pada awal libur Lebaran 2026.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *